Friday, January 2, 2026
HomeDisanksi PBB, Kim Jong-Un Perintahkan Siaga Satu Alutsista

Disanksi PBB, Kim Jong-Un Perintahkan Siaga Satu Alutsista

Hobbymiliter.com – Pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un telah memerintahkan agar gudang alutsista militernya disiagakan demi menjalankan serangan mendadak sewaktu-waktu. Hal ini dilakukan sebagai respon atas sanksi berat yang diterapkan oleh Dewan Keamanan PBB.

“Hulu ledak (Korea) Utara harus dapat diluncurkan secara siaga dan dapat ditembakkan sewaktu-waktu,” kata Kim seperti dikutip oleh kantor berita resmi pemerintah, KCNA pada hari Jumat (4/3).

Ia juga memperingatkan bahwa situasi di Semenanjung Korea kini semakin berbahaya, sehingga memaksa Korut untuk mengubah haluan strategi militer kearah “serangan mendadak.”

Berdasarkan berita dari KCNA, Kim membuat pernyataan tersebut saat mengawasi ujicoba peluncuran roket terbaru berkaliber tinggi, hari Kamis (3/3) kemarin. Pernyataan ini ia sampaikan hanya selang beberapa jam setelah Dewan Keamanan PBB mengumumkan sanksi berat yang diusulkan oleh AS.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

Penandatanganan penyerahan kota Solo dan Pacitan dari Belanda ke pasukan Republik di Stadion Solo 12 November 1949. Belanda diwakili oleh Kolonel van Ohl dan Republik Indonesia diwakili oleh Letnan Kolonel Slamet Rijadi. Tampak Mayor Jendral Mollinger dibelakang keduanya. Letkol Slamet Rijadi sebelumnya memimpin Serangan Umum Surakarta melawan pasukan Kol. van Ohl, 7-10 Agustus 1949.

Kisah Slamet Riyadi, Pahlawan Nasional dari Solo

0
HobbyMiliter.com - Slamet Riyadi, Pahlawan Nasional dari Solo. Dalam kegiatan Operasi Senopati untuk menumpas pemberontakan Republik Maluku Selatan (RMS) tahun 1950, Letnan Kolonel Slamet...

Recent Comments