Friday, February 3, 2023
HomeBlog MiliterTerus Kritik Erdogan, Harian Zaman Di Turki Diambilalih Paksa Pemerintah

Terus Kritik Erdogan, Harian Zaman Di Turki Diambilalih Paksa Pemerintah

Hobbymiliter.com – Jumat malam waktu setempat, kepolisian Turki akhirnya memaksa masuk ke bangunan milik harian Zaman di Istanbul, dengan menembakkan gas air mata ke arah demonstran yang berkerumun di luar bangunan.

Demonstran protes karena mahkamah Turki memutuskan bahwa harian Zaman, salah satu koran paling populer di negara itu, akan diambil alih oleh pihak pemerintah. Vonis pengadilan tersebut dianggap tidak berdasar.

Harian Zaman adalah salah satu koran dengan jumlah oplah terbanyak di Turki. Koran ini dianggap sebagai pendukung Gerakan Hizmet karena dekat dengan salah seorang ulama Turki yang tinggal di AS bernama Fethullah Gulen.

BACA JUGA :  Rusia Terima Sistem Peluncur Roket Tornado-S Termutakhir

Pemerintahan Ankara pun telah menyatakan Gerakan Hizmet sebagai kelompok teroris, dengan mengklaim bahwa organisasi tersebut berusaha untuk menjatuhkan rezim Presiden Recep Tayyip Erdogan. Padahal, Gulen diketahui adalah sekutu lama Erdogan di kancah perpolitikan Turki.

Serangan di kantor berita harian Zaman tersebut semakin memperparah citra Turki di mata internasional yang sebelumnya banyak mengkritik kebijakan pers Ankara.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

India Beli Helikopter Kamov Ka226T

India Beli Helikopter Kamov Ka226T

0
HobbyMiliter.com - India Beli Helikopter Kamov Ka226T. Delegasi dari Kementerian Pertahanan India melaksanakan kunjungan ke fasilitas produksi helikopter milik biro desain Kamov yang merupakan...

Recent Comments