Wednesday, August 5, 2020
Home Perang Proksi Ancam indonesia

Perang Proksi Ancam indonesia

Hobbymiliter.com – Perang proksi (proxy war) adalah Perang terjadi ketika lawan menggunakan pihak ketiga sebagai pengganti berkelahi satu sama lain secara langsung. Perang ini menyerang lawan  tanpa menimbulkan perang dengan skala penuh.

Memang berbagai cara dilakukan untuk merebutkan sumber daya alam salah satunya degan perang proksi ini, perang proksi ini timbul karena keserakahan manusia yang serta merta pingin menguasai sumber daya alam, pasalnya  jumlah penduduk dunia terus bertambah, sementara bumi yang dihuni tidak bertambah. Dengan adanya penambahan jumlah penduduk tersebut, kebutuhan energi, pangan, dan air akan semakin meningkat.

BACA JUGA :  Fire Power Kyai Samber Langit

Gatot Nurmayanto sebagai jendral panglima TNI berkata bahwa pihak asing tersebut memanfaatkan orang dalam untuk direkayasa dan dibentuk opini sehingga timbul kebencian, ketagihan bertengkar, dan saling tuduh. Memang konflik sosial tidak lepas dari campur tangan pihak asing, tanah airpunlah yang jadi sasaran .

Rapat Koordinasi Nasional Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Tahun 2016Dalam rapat berjudul Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Tahun 2016 ini dihadiri oleh Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang diwakili oleh Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI Mayjen TNI Wiyarto, S.Sos, rapat yang dibahas adalah Memantapkan Peran TNI Dalam Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Guna Mendukung Stabilitas Keamanan Nasional”. rapat ini dihadiri oleh 1.500 peserta, bertempat di Hotel Bidakara, Jalan Jenderal Gatot Subroto Kav 71-73, Jakarta Selatan, Senin (7/3).

BACA JUGA :  Ingin Ciptakan Pesawat Secara Mandiri, Tiongkok Dirikan Pabrikan Mesin Dirgantara Baru

Ancaman yang nyata bagi bangsa indonesia  adalah berubahnya latar belakang dan lokasi konflik, dari perang yang 70 persen berlatar belakang energi di wilayah Timur Tengah berubah menjadi perang berlatar belakang pangan, energi dan air yang lokasinya di wilayah equator, ujar penjelasan Jenderal Gatot  Nurmantyo sebagai panglima TNI.

Jendral Gatot Berkata untuk melakukan tindakan secara hati-hati dan tidak mau di manfaatkan oleh pihak asing untuk menimbulkan konflik dalam masyarakat dan juga pihak asing tidak suka melihat Indonesia itu bersatu, maju, dan menjadi suatu negara yang besar. Serta berpesan dalam melakukan penyelesaian masalah harus melalui suatu pendekatan antarpologi budaya dan soft power dalam melibatkan semua unsur terdiri dari tokoh adat, agama, dan tokoh masyarakat Indonesia.

BACA JUGA :  Ikuti Latihan Antar Kecabangan, Main Battle Tank Leopard 2 RI Berangkat Ke Natuna

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Ngeteng, Cara Angkatan Udara Singapura Memperbanyak F-16 RSAF

Beli Ngeteng, Cara Singapura Memperbanyak F-16 RSAF - HobbyMiliter.com. Dalam diskusi diskusi di forum forum militer online maupun di grup grup militer di Facebook,...

Begini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia

Begini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia - HobbyMiliter.com - Meski telah jutaan tahun membalut Bumi, belum seluruh bagian atmosfer bisa...

Foto – Foto Dokumentasi Pendudukan Tentara Soviet di Perang Afghanistan Era 80-an

Foto - Foto Dokumentasi Pendudukan Tentara Soviet di Perang Afghanistan Era 80-an - HobbyMiliter.com. Perang Soviet di Afghanistan berlangsung selama lebih dari sembilan tahun....

Foto Foto Langka KRI Irian, Kapal Perang Indonesia Asal Soviet

Foto Foto Langka KRI Irian, Kapal Perang Indonesia Asal Soviet - HobbyMiliter.com. Pada saat persiapan operasi Trikora dalam rangka perebutan Irian Barat (sekarang Provinsi...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua