Unit UAV MQ4C Triton Yang Mulai Dioperasikan VUP-19
Unit UAV MQ4C Triton Yang Mulai Dioperasikan VUP-19

HobbyMiliter.com – US Navy Resmikan Operasional UAV MQ4C TritonAngkatan Laut Amerika Serikat atau biasa disebut US Navy mulai meresmikan operasional nya unit – unit pesawat tanpa awak atau UAV (Unmanned Aerial Vehicle) MQ4C Triton dalam jajaran aviasi Angkatan Laut Amerika Serikat. Dikabarkan, pada tanggal 31 Mei 2018 lalu, telah diadakan sebuah upacara khusus sebagai acara seremonial untuk menandai masuknya unit – unit UAV jarak jauh tersebut kedalam Skuadron Patroli Tanpa Awak ke-19 atau Unmanned Patrol Squadron – 19, yang juga merupakan skuadron pesawat tanpa awak pertama di jajaran aviasi Angkatan Laut Amerika Serikat atau US Navy. Upacara seremonial tersebut dilaksanakan di Naval Base Ventura County yang terletak di Point Mugu, California, Amerika Serikat.

Baca juga :   Keberangkatan 9 KRI Komando Armada RI Kawasan Barat dalam Latihan Gabungan TNI 2013

Saat ini Skuadron Patroli Tanpa Awak ke-19 atau Unmanned Patrol Squadron (VUP)-19 memiliki dan mengoperasikan sebanyak dua unit UAV jarak jauh MQ4C Triton. Khusus untuk menampung UAV dengan bentang sayap yang sangat lebar untuk ukuran UAV yakni selebar 40 meter tersebut, Unmanned Patrol Squadron (VUP)-19 telah membangun fasilitas khusus. Fasilitas tersebut berupa hanggar yang memiliki pintu yang sangat lebar. Dengan hadirnya dan mulai beroperasinya unit – unit UAV besutan Northrop Grumman tersebut di VUP-19, maka para personel kru perawatan dan pengawak UAV jarak jauh tersebut mulai menyesuaikan diri atau beradaptasi dengan perlengkapan yang baru mereka terima tersebut. Selain beradaptasi, mereka juga mulai menyiapkan jadwal latihan untuk menyambut masa penugasan (dinas) luar perdana bagi UAV ini yang rencananya akan ditugaskan di pulau Guam di area Samudera Pasifik tahun ini.

Baca juga :   Foto Kemerdekaan: Foto-Foto Perjuangan Perang Kemerdekaan 1945 - 1949

UAV jarak jauh MQ4C Triton merupakan bagian dari sistem pengawasan wilayah maritim bersakala luas yang oleh Amerika disebut sebagai Broad Area Maritime System atau disingkat BAMS. Dalam penerapannya nanti saat berada di Guam maupun dalam penugasan selanjutnya, UAV ini akan bertugas berdampingan dengan pesawat patroli maritim multi-misi P8A Poseidon.

Awalnya, MQ4C Triton didesain dengan mengambil basis pengembangan dari RQ4N, varian Angkatan Laut dari UAV RQ4 Global Hawk. Dengan durasi penerbangan maksimal hingga 24 jam non stop, ia dapat melaksanakan tugas misi intelijen, pengamatan, dan pengintaian (ISR) terhadap area seluas 2,7 juta mil persegi. Jarak maksimal yang dapat dijangkau oleh UAV ini yakni 2.000 mil laut atau sekitar 3704 kilometer dalam sekali sorti penerbangan. Sensor utama yang dibawa oleh UAV tersebut yakni perangkat radar active sensor multifungsi AN/ZPY-3.