Saturday, February 4, 2023
HomeDuterte Ancam Buat “Perhitungan” dan Bertaruh Nyawa Lawan Tiongkok

Duterte Ancam Buat “Perhitungan” dan Bertaruh Nyawa Lawan Tiongkok

Presiden Filipina, Rodrigo Duterte. Sumber: Inquirer.net
Presiden Filipina, Rodrigo Duterte. Sumber: Inquirer.net

Duterte menyebut Filipina tidak terlalu terpaku pada putusan pengadilan arbitrase Den Haag, namun penilaiannya bisa saja berubah.

“Mereka (Tiongkok) sebaiknya terus terang soal kemauannya. Karena suka atau tidak, putusan pengadilan arbitrase tersebut akan disinggung dan dijadikan patokan tidak hanya bagi Filipina namun bagi seluruh negara di Asia Tenggara,” kata Duterte.

Selain Filipina, Vietnam, Malaysia, Brunei, dan Taiwan juga punya klaim atas wilayah Laut Cina Selatan, yang diyakini mengandung cadangan gas alam dalam jumlah raksasa, dan menjadi jalur perdagangan dengan nilai ekonomi lebih dari 5 triliun dollar per tahunnya.

BACA JUGA :  Tiongkok Akan Luncurkan 110 Roket Antariksa dan 20 Misi Luar Angkasa

Duterte juga mengancam Tiongkok untuk tidak berpikir mengenai kemungkinan menyerang Filipina.

“Saya jamin ke mereka, jika kalian masuk kemari, hasilnya adalah pertumpahan darah, dan kami tidak akan menyerah ke tangan kalian begitu saja. Taruhannya adalah tulang belulang pasukan kami, dan juga saya sendiri,” tegas sang Presiden.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

Iron Dome Israel vs Roket Hamas Palestina

Iron Dome Israel vs Roket Hamas Palestina

0
Iron Dome Israel vs Roket Hamas Palestina - HobbyMiliter.com - Sistem pertahanan Iron Dome yang dikembangkan Israel, mengingatkan orang pada sistem Perang Bintang yang...

Recent Comments