Thursday, May 13, 2021
Home Sukhoi T-50 PAK FA Ujicobakan Meriam Otomatis 30mm

[VIDEO] Sukhoi T-50 PAK FA Ujicobakan Meriam Otomatis 30mm

Hobbymiliter.com – Jet tempur siluman generasi kelima buatan Rusia, Sukhoi T-50 PAK FA, berhasil mengujicobakan meriam berkaliber 30 mm. Dalam rekaman video yang disebut-sebut terekam di wilayah pinggiran Moskow, terlihat jet tersebut menggunakan meriam otomatis 30 mm dengan kode nama 9-A1-4071K. Meriam tersebut merupakan versi GSh-30-1 yang sudah diperbarui oleh Instrument Design Bureau for High Precision Weapons (KBP) pada 2014 silam.

Berdasarkan data yang telah dikumpulkan sejauh ini, meriam tersebut memiliki berat 50 kilogram dan dapat menembakkan peluru sebanyak 1800 butir per menitnya. Pihak KBP mengklaim angka tersebut merupakan “yang terbaik diantara senjata sejenis yang pernah ada.”

BACA JUGA :  Jokowi Tinjau Proyek Hambalang yang Lama Mengangkrak

Fitur lain yang membuat meriam 9-A1-4071K terasa spesial adalah sistem pendingin air otomatis yang memungkinkan selubung laras mengeluarkan uap jika mengalami peningkatan suhu saat dioperasikan. Meriam tersebut dapat membuat kerusakan ledakan bangunan, membobol kendaraan lapis baja. 9-A1-4071K juga mampu menyerang target darat, laut, dan udara yang memiliki pelapis baja secara efektif.

Meriam tersebut dapat menembak hingga jarak 1800 meter di darat dan 1200 meter di udara. Ujicoba 9-A1-4071K merupakan hasil modernisasi meriam jet tempur kilat yang sebelumnya diujicobakan pada unit Sukhoi Su-27SM.

Eileen Aurora
Eileen Aurora
Punya passion yang tinggi di penulisan artikel militer. Berusaha memberikan artikel artikel yang update di situs www.hobbymiliter.com Simak sajian berita militer hari ini dari kami setiap harinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua