PT DI Akan Ekspor Pesawat NC-212i, CN-235 Ke Senegal Dan Kongo

0
286
PT DI Akan Ekspor Pesawat NC-212i, CN-235 Ke Senegal Dan Kongo. Pesawat CN-235 Di Fasilitas Produksi PT DI. Sumber : kumparan

HobbyMiliter.com – PT DI Akan Ekspor Pesawat NC-212i, CN-235 Ke Senegal Dan Kongo. BUMN Industri Strategis bidang manufaktur pesawat asal Indonesia, PT Dirgantara Indonesia, akan melaksanakan ekspor produk pesawat NC-212i dan CN-235 ke Senegal dan Kongo. Rencananya, total sebanyak lima unit pesawat akan diekspor oleh produsen pesawat “plat merah” ini. Diungkapkan bahwa saat ini PT DI tengah berfokus untuk menyelesaikan pesanan lima unit pesawat angkut kelas menengah untuk kedua negara tersebut. Meski demikian, pihak PT DI tidak secara resmi menyebutkan berapa unit pesanan dari masing-masing negara.

Direktur Utama PT DI, Elfien Guntoro, menyebut bahwa sebanyak lima unit pesawat sedang dalam proses produksi di fasilitas produksi milik PT DI. “Ada lima, yang mau kita ekspor ke Senegal, terus ke Kongo, yang kita punya. Itu yng masih ada di tempat kita,” ungkap Elfien ketika ditemui wartawan pada hari Senin,3 Februari 2020 di gedung DPR, Jakarta. Menurutnya, kelebihan pesawat buatan Indonesia tersebut sehingga diminati oleh negara lain adalah pada spesifikasi pesawat yang dapat digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan misi, diantaranya misi transportasi personel militer, hingga misi dukungan logistik militer / kargo militer.

NC-212i merupakan derivatif langsung dari CASA C-212 400 Aviocar. Pesawat ini awalnya diproduksi oleh perusahaan EADS CASA yang bermarkas di Spanyol. Seiring waktu, EADS CASA kemudian menjadi bagian dari Airbus Military, sebuah perusahaan manufaktur pesawat militer yang berbasis di Perancis. Pada tahun 2011, Airbus setuju untuk menjadikan PT DI sebagai produsen sekaligus penjual pesawat C-212 untuk wilayah Asia. PT DI sendiri berhenti memproduksi varian C-212 400 versi standar pada tahun 2014 dan mulai berfokus memproduksi NC-212i yang merupakan varian upgrade dari C-212 400.

Sementara itu, CN-235 merupakan pesawat angkut militer yang dikembangkan bersama antara CASA dan IPTN pada medio tahun 80-an. Militer Indonesia sendiri telah mengoperasikan armada CN-235 di Angkatan Udara dan Angkatan Laut nya. Sementara TNI Angkatan Darat mengoperasikan tidak kurang dari 6 unit armada pesawat NC-212. Kedepan, PT DI berencana untuk mengikuti tender pengadaan pesawat di beberapa negara yakni Thailand dan Filipina.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here