hangar 1

HobbyMiliter.com – Hanggar Kamuflase dan Deployable Aircraft Maintenance Facility Rancangan Saab. Dalam peperangan atau operasi yang dituntut serba cepat, maka terlalu merepotkan jika membangun sebuah hanggar pesawat permanen untuk mendukung operasi. Dari permasalahan itulah Saab, industri persenjataan dari Swedia, memaparkan sebuah solusi Deployable Aircraft Maintenance Facility. Yaitu perangkat fasiltas perawatan pesawat tempur yang didesain semi pemanen. Dikatakan semi permanen karena Deployable Aircraft Maintenance Facility mampu dibongkar pasang dalam waktu yang relatif cepat serta biaya yang lebih murah.

hangar 2

Disamping hanggar yang didesain modular, sistem yang digunakan juga mengusung ground support equipement container, wheel and brake container, maintenance support container, ejection seat container, consumables & dangerous goods container, weapon maintenance container, pilot locker room container, spare & storage container, aircrew equipement maintenance container, hingga mission support container. Jika dilihat dari konfigurasinya, maka ide dari Saab ini terbilang cukup lengkap. Meskipun berdesain semi permenanen, fasilitas hanggar ini mampu dipergunakan dalam waktu jangka panjang dengan proses perawatan yang minimal.

Baca juga :   Menhan RI Kunjungi Swedia

hangar 4

Saab mendesain Deployable Aircraft Maintenance Facility agar bisa digunakan pada daerah yang cukup ekstrim. Contohnya seperti daerah hutan hingga gurun pasir, dari daerah bersuhu dingin hingga bersuhu panas, semuanya bisa diatasi oleh hanggar semi permanen ini. Untuk meningkatkan kemampuan penyamaran, sistem pada hanggar dilengkapi dengan teknologi Barracuda multispectral camouflage covers, warnanya pun sesuai pesanan.

Dengan menggunaka Barracuda multispectral camouflage covers, fasilitas hanggar bisa lebih aman dari deteksi secara visual. Selain itu, kamuflase Barracuda ini juga mampu mereduksi efek dari gelombang infrared, thermal infrared, radiasi sinar matahari, menurunkan temperatur dalam ruangan, serta gelombang radar broadband. AU Swedia serta AU Italia telah mempraktekkan solusi serupa dalam berbagai operasi tempur , bedanya belum bersifat modular serta lengkap.

Baca juga :   Pesawat Pengintai SAAB Global Eye Sukses Laksanakan Penerbangan Perdana

AU Swedia dan AU Italia juga tercatat pernah menggunakan fasilitas hanggar semi permanen sejak dari dahulu. Untuk membantu misi udara internasional, Italia telah memakai teknologi hanggar ini saat misi di Afghanistan pada tahun 2007 silam. Sedangkan AU Swedia ternyata lebih sering menggunakannya, salah satunya dalam operasi udara di Libya tahun 2011. Deployable Aircraft Maintenance Facility tak hanya untuk jet tempur jenis Gripen, tapi segala macam pesawat tempur hingga helikopter selama ukurannya sesuai dengan hanggar, maka dapat dipastikan akan muat di hanggar kamuflase ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here