Saturday, March 2, 2024
HomeBlog MiliterBiografiBiografi Agus Supriatna, KSAU Ke 20 TNI AU Periode 2015 - 2017

Biografi Agus Supriatna, KSAU Ke 20 TNI AU Periode 2015 – 2017

Biografi Agus Supriatna, KSAU Ke 20 TNI AU Periode 2015 – 2017 – HobbyMiliter.com. Presiden Rl Joko Widodo melantik Marsekal Madya TNI Agus Supriatna menjadi Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) di Istana Negara pada 2 Januari 2015. Selanjutnya “Dingo” (callsign) Agus Supriatna selaku penerbang tempur TNI AU, resmi mengemban tugas sebagai KSAU ke-20 sejak 15 Januari 2015 hingga 18 Januari 2017.

Sebelumnya sudah banyak yang menduga sebelumnya bila salah satu lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) 1983 akan menjadi KSAU. Hal ini didasarkan pada “tradisi” di tubuh TNI AU bahwa jabatan KSAU selalu diraih oleh lulusan AAU angkatan ganjil. Akan tetapi, bisa jadi juga hal itu karena faktor kebetulan semata.

BACA JUGA :  Angkasa Yudha 2016, Penampakan Sistem SHORAD Chiron Dan UAV Aerostar Pertama Dalam Latihan Tempur

Toh, pemilihan KSAU merupakan hak preogratif Presiden Republik Indonesia. “Kalau sudah bintang dua, kapabilitas relatif dianggap sama. Siapa yang akan menjadi KSAU, itu adalah takdir,” ujar salah seorang perwira tinggi TNI AU.

Dan, baru kali ini penerbang tempur F-16 Fighting Falcon menjabat KSAU setelah seperempat abad burung besi F-16A/B Block 15 OCU mengabdi di TNI AU. Hingga saat ini F-16 pun masih menjadi salah satu alat pukul utama TNI AU di udara.

Atas pertimbangan efektivitas, tingkat deteren, dan faktor perawatannya yang mudah, Pemerintah Indonesia bahkan menambah 24 unit F-16C/D 52ID buatan Lockheed Martin untuk mengisi kekuatan baru Skadron Udara 16 di Pekanbaru, Riau serta mempertajam taring Skadron Udara 3 di Madiun, Jawa Timur.

BACA JUGA :  Diluncurkan di Natuna, KRI Alugoro-405 Jadi Kekuatan Pemukul Strategis di Laut

Diberi Callsign “Dingo” oleh komandan

Terlahir di Bandung pada 28 Januari 1959, perjalanan karier Letda Pnb Agus Supriatna di TNI AU dimulai dengan penugasan pertamanya di Skadron Udara 11 Lanud Iswahjudi (saat itu) yang berkekuatan pesawat A-4 Skyhawk.

Lulusan AAU 1983 ini bergabung dengan skadron serang darat A-4 usai menamatkan Sekolah Penerbang TNI AU di tahun yang sama. Kala itu Skadron Udara 11 dipimpin oleh Letkol Pnb Donan Sunanto dan Agus Supriatna langsung diberi callsign “Dingo” oleh sang komandan.

BACA JUGA :  Latma Elang Indopura 2016 Sukses Digelar

Apa itu “Dingo”, Agus pun sempat bertanya kepada komandannya. “Sudahlah, kamu tidak usah pilih-pilih callsign” jawab sang komandan seraya menjelaskan bahwa “Dingo” adalah sejenis anjing galak dari Australia yang menyerupai serigala abu-abu dan mampu hidup di berbagai medan, mulai dari padang pasir hingga hutan. “Ha-ha-ha, ya mungkin beliau melihat saya orangnya begitu,” ujar Agus di kemudian hari.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

India Ambil Pesawat Angkut C17 Globemaster Terakhir

India Ambil Pesawat Angkut C17 Globemaster Terakhir

0
HobbyMiliter.com - India Ambil Pesawat Angkut C17 Globemaster Terakhir. India memberikan kontrak kepada Boeing, perusahaan industri penerbangan asal Amerika Serikat untuk mengirimkan unit pesawat...

Recent Comments