Saturday, January 16, 2021
Home Blog Militer Pertahanan Udara LY-80 Andalan Pakistan dan Cina

Pertahanan Udara LY-80 Andalan Pakistan dan Cina

HobbyMiliter.com – Pertahanan Udara LY-80 Andalan Pakistan dan Cina. Walupun memiliki sistem perizinan dan pengawasan yang sangat ketat, perusahaan pertahanan Cina menerima dukungan penuh dari pemerintahnya. Contohnya saja pada pengembangan rudal pertahanan udara berjarak sedang, saat Norinco (North Industries Corporation) mempromosikan sistem Sky Dragon 50, lalu China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC) juga ikut mempromosikan sistem hanud yang hampir sama, yaitu LY-80 (varian HQ-16 Medium Air to Surface Missile). Dan menariknya lagi, LY-80 ternyata mampu menarik perhatian Detasemen Hanud (Denhanud) Paskhas untuk memperkuat medium air defence (Menad).
LY 2

Jika Sky Dragon 50 berhasil terekspor ke Rwanda, lalu LY-80 mendapat kepercayaan sebagai pertahanan udara untuk AD Pakistan. Sebanyak Tiga baterai LY-80 seharga US$226 juta telah diterima oleh Pakistan. Masih ada tambahan juga yaitu 8 unit radar surveillance IBIS-150 untuk mendukung LY-80 tersebut.

BACA JUGA :  Kekuatan Udara Militer Korea Utara

Meskipun hasil produksi Cina, tetapi system keseluruhan seperti ‘beraroma’ Rusia. Varian dari LY-80, yaitu HQ-16 berbasiskan pada platform rudal hanud milik Rusia. HQ-16A mengadopsi rancangan dari rudal Buk-M1 (SA-11 Gadfly) serta Buk-2M (SA-17 Grizzly). Disamping didesain untuk ditembakkan pada platform darat, rudal ini juga bisa diatur untuk ditembakkan dari kapal perang. Disamping itu model Rusia juga jelas terlihat dari sistem peluncuran VLS (Vertical Launch System) yang sering digunakan Uni Soviet pada mas Perang Dingin.

LY 3

LY-80 berbobot total hingga 690 kg, memiliki hulu ledak berbobot 70 kg. Berat rudal yang cukup besar sepertinya demi memperbesar kapasitas ruang untuk kekuatannya. Rudal ini mampu meluncur dengan kecepatan Mach 3. LY-80 umunya mampu menjangkau target sejauh 42 km, untuk jarak minimalnya sekitar 3 km. Sistem penjejaknya menggunakan sistem Inertial guidance and intermittent illumination. Di dalam pertempuran, satu unit kendaraan launcher mampu mengusung 6 tabung rudal LY-80. Untuk mengenai targetnya, LY-80 mampu intercept target dari ketinggian 15 meter hingga 18.000 meter.

BACA JUGA :  Foto Foto Rudal Buk-2E, Sistem Hanud Ampuh Buatan Russia

LY-80 dilengkapi dengan perangkat searching radar vehicle, command vehicle, radar tracking and guidance vehicle, launcher unit vehicle, serta missiles canister. Dikarenakan memiliki bobot yang lumayan berat, ditambah lagi tabung peluncur dalam keadaan tersegel, maka pengoperasiannya sangat membutuhkan technical support equipment yang mendukung logistik menggunakan transportation and loading vehicle, power supply vehicle, maintenance vehicle, hingga missile test equipment. Satu unit radar tracking and guidance vehicle mampu mengontrol 2 hingga 4 unit peluncur rudal. Lalu command vehicle berperan untuk mendapatkan informasi target serta proses penembakkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Rudal Tomahawk Generasi Kelima, Apa Istimewanya?

HobbyMiliter.com - Pada tanggal 30 November 2020, Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy,red) dikabarkan telah berhasil melaksanakan ujicoba peluncuran rudal jelajah Tomahawk varian terbaru...

Purwarupa MPF Medium Tank AS Masuki Tahap Ujicoba Pasukan

HobbyMiliter.com – Purwarupa kendaraan tempur medium tank MPF atau Mobile Protected Firepower dari dua pabrikan kendaraan tempur yang sedang bersaing untuk memenangkan kontrak pengadaan...

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis- Hobbymiliter.com. SMX-31 adalah suatu konsep kapal selam masa depan dari negeri Baguette. Konsep ini adalah unik karena memperkenalkan...

STRIL, Sistem koordinasi & datalink AU Swedia

Sejarah STRIL, Sistem Koordinasi & datalink AU Swedia- Hobbymiliter.com.  Bahwa Swedia terkenal sebagai salah satu negara di semenanjung Skandinavia yang bersifat independen atau dalam...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua