Tuesday, November 24, 2020
Home Blog Militer Harbin BZK-005: Pengintai Andalan Cina di Laut Cina Selatan

Harbin BZK-005: Pengintai Andalan Cina di Laut Cina Selatan

HobbyMiliter.com – Harbin BZK-005: Pengintai Andalan Cina di Laut Cina Selatan. Berbagai macam upaya dijalankan oleh Pemerintah Cina untuk menunjukkan kehebatan militernya di wilayah Laut Cina Selatan (LCS). Selain meluncurkan satelit pengintai, Cina juga telah meluncurkan drone (UAV/Unmanned Aerial Vehicle) tercanggihnya untuk memantau tiap ancaman yang kemungkinan akan muncul. Drone yang digunakan adalah Harbin BZK-005, merupakan drone berkemampuan HALE (High Altitude Long Endurance).

Dengan kemampuan HALE, maka spesifikasinya lebih unggul dibandingkan MALE (Medium Altitude Long Endurance). Contohnya saja seperti drone miliki Skadron Udara 51 TNI AU yaitu Aerostar TUAV termasuk berjenis MALE. Mengenai kemampuan intai udara, Aerostar TNI AU juga pernah ditugaskan di Lapangan udara Ranai, Pulau Natuna. Harbin BZK-005 tidak mengusung system persenjataan, kelebihannya yang paling utama yaitu terfokus pada penggunaan kamera pengintai, komponen optronic (optical electronic), FLIR (Forward Looking infrared), serta satellite datalink antenna.

BACA JUGA :  Drone Saab Skeldar V-200 Dilengkapi dengan Sensor Avenger II

harbin 2

Menurut Thediplomat.com (11/11/2016), diketahui Harbin BZK-005 sudah beroperasi di pos militer Cina, Woody Island. Woody Island (dalan Bahasa Cina – Yongxing Island) termasuk dalam wilayah sengketa di Laut Cina Selatan. Walaupun telah dikuasai Cina, Woody Island masih dianggap menjadi miliki Vietnam serta Taiwan.

harbin 3

Sebagai drone berkemampuan HALE, Harbin BZK-005 mampu dengan memantau tiap aktivitas dari ketinggian mencapai 8.000 meter. Drone ini mampu terbang lebih dari 48 jam. Harbin BZK-005 memiliki dimensi yang cukup besar, bahkan lebih dari drone Heron punya Singapura. Berta maksimumnya ketika take off sekitar 1,25 ton, dilengkapi dengan mesin propeller berkecepatan jelajah mencapai 150 – 180 km per jam. Walaupun mampu terbang pada ketinggian 8.000 meter, tetapi ketinggian jelajahnya ada di 5.000 – 7.000 meter.

BACA JUGA :  Russian Aerial Live Firing Exercise

harbin 4

Berdimensi seperti pesawat pada umumnya, Harbin BZK-005 mampu take off dan landing menggunakan landasan biasa. Saat take off membutuhkan landas minimal 600 meter, serta saat landing membutuhka minimal 500 meter. Harbin BZK-005 hasil produksi dari Harbin Aircraft Industry, sementara perancangnya adalah Beijing University of Aeronautics & Astronautics. Harbin BZK-005 pertama kali terdeteksi oleh satelit Digital Globe di tahun 2015, minimal ada 3 unit BZK-005 yang tertangkap citra satelit di basis militer Daishan Island, Laut Cina Timur. Militer Cinabiasa menyebutnya sebagai Sea Eagle, dan bertugas sebagai naval drone.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis- Hobbymiliter.com. SMX-31 adalah suatu konsep kapal selam masa depan dari negeri Baguette. Konsep ini adalah unik karena memperkenalkan...

STRIL, Sistem koordinasi & datalink AU Swedia

Sejarah STRIL, Sistem Koordinasi & datalink AU Swedia- Hobbymiliter.com.  Bahwa Swedia terkenal sebagai salah satu negara di semenanjung Skandinavia yang bersifat independen atau dalam...

Bagaimana drone menaklukkan pertahanan udara ?

Bagaimana drone menaklukkan pertahanan udara ?- Hobbymiliter.com. Bidang Pertahanan udara dewasa ini memiliki sebuah pertanyaan,  utamanya setelah perang Suriah, Libya, serangan drone AS di...

Barbel Class, kapal selam diesel terakhir AS

Barbel Class, kapal selam diesel terakhir AS- hobbymiliter.com. Bahwa dewasa ini kita mengenal Angkatan laut AS utamanya dari armada kapal selam nuklirnya. Nama-nama seperti...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua