Sunday, June 26, 2022
HomeBlog MiliterBerita MiliterDrone Tempur Okhotnik Russia Sukses Lakukan Uji Coba Peluncuran Munisi Berpandu Presisi

Drone Tempur Okhotnik Russia Sukses Lakukan Uji Coba Peluncuran Munisi Berpandu Presisi

Hobbymiliter.com – Drone Tempur S-70B Okhotnik milik Russia dikabarkan telah sukses melakukan uji coba peluncuran munisi berpandu presisi atau Precision Guided Munitions (PGM) untuk pertama kalinya. Diberitakan oleh media nasional Russia, RIA Novosti, pada hari Sabtu, tanggal 28 Mei 2022 waktu setempat, drone tempur buatan perusahaan Sukhoi asal Russia ini berhasil melaksanakan pengujian peluncuran munisi pandu presisi terhadap target yang berada di permukaan tanah. Dalam laporan tersebut hanya disebutkan bahwa drone tempur Sukhoi S-70B Okhotnik telah mampu meluncurkan munisi rudal udara ke permukaan yang disebut sebagai munisi yang dirancang untuk dapat ditembakkan dari pesawat jet tempur Su-57 Felon.

BACA JUGA :  Latih Awak PzH2000 Dari Ukraina, Jerman Siap Kirimkan Sistem Artileri Bantu Ukraina

Meski tidak disebutkan dalam laporan tersebut, diduga kuat rudal udara ke permukaan yang dimaksud adalah Kh-59 MK2 yang merupakan versi pengembangan lanjutan dari rudal udara ke darat Kh-59 yang telah masuk dalam layanan dinas sejak tahun 1980-an. Rudal ini, meski di pasarkan dengan jarak jangkau maksimal 250 kilometer pada iklan pemasarannya, namun untuk varian yang digunakan oleh militer Russia, diperkirakan mampu menjangkau jarak maksimal hingga mendekati 500 kilometer. Untuk pemanduan munisi presisi ini, dilakukan melalui satelit sistem navigasi GLONASS milik Russia. Rudal ini dikabarkan memiliki tingkat probabilitas kesalahan atau Circular Error Probability (CEP) 3-5 meter. Selain itu rudal ini juga dilengkapi dengan sayap dan sirip yang dapat dilipat untuk memudahkan penempatan nya pada ruang penyimpanan senjata internal (Internal weapon bay) pada pesawat tempur ataupun bomber.

BACA JUGA :  Kehadiran Tentara Saudi Di Suriah Bisa Memicu Perang Dunia Baru

Sukhoi S-70B Okhotnik merupakan drone tempur dari jenis UCAV atau Unmanned Combat Aerial Vehicle yang dikembangkan dan diproduksi oleh perusahaan pembuat pesawat tempur Sukhoi asal Russia. Dikembangkan sejak tahun 2011, saat ini ada dua unit prototype yang sedang menjalani uji penerbangan dan serangkaian tes penembakan senjata. Drone tempur Okhotnik memiliki ukuran rentang sayap 20 meter, ditenagai 1 unit mesin Saturn AL-41F, drone tempur ini mampu mencapai kecepatan maksimal 1.000 kilometer per jam, dengan jarak jangkau maksimal 6.000 kilometer, dan memiliki radius tempur sejauh 3.000 kilometer.

Kristian Prasetyo Lobo
Kristian Prasetyo Lobohttps://www.facebook.com/Achtung.sniper
Just an ordinary person who loves diecast and military related-stuffs. Enjoy my writings as you enjoy your daily delicious food. Wanna put some suggestion? Don't hesitate to comment on my posts or you can sending me message on my facebook profile. ^^

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

Hasil serangan Sayeret Mat'kal di Beirut pada Operation Gift, 14 Pesawat hancur.

OPERATION GIFT, Pembalasan Israel Atas Serangan Pada Maskapainya

0
OPERATION GIFT, Pembalasan Israel Atas Serangan Pada Maskapainya - HobbyMiliter - Siapa pun tahu Timur Tengah seperti ditakdirkan sebagai daerah "panas". Saban hari hampir...

Recent Comments