Friday, August 7, 2020
Home Alutsista Ranpur KAPA K-61, Rantis Amfibi Legendaris Milik Korps Marinir.

KAPA K-61, Rantis Amfibi Legendaris Milik Korps Marinir.

KAPA K-61, Rantis Amfibi Legendaris Milik Korps Marinir – HobbyMiliter.com – Satu alutsista lagi yang legendaris milik Korps Marinir TNI AL, yaitu KAPA (Kendaraan Amfibi Pengangkut Artileri) K-61. Sudah pasti K-61 dikatakan legendaris, Julukan “Penyambung Lidah Operasi Amfibi” ini berusia hampir menginjak 60 tahun beroperasi di Indonesia, membantu banyak operasi tempur serta turut aktif dalam berbagai macam operasi kemanusiaan, contohnya evakuasi keyika terjadi bencana banjir. Bahkan K-61 juga dioperasikan sebagai platform untuk merancang prototipe kendaraan tempur APC amfibi Marinir.

Kapa-1

Walaupun sudah termasuk tua, kendaraan taktis KAPA K-61 masih sangat terawat dalam kondisi prima. KAPA K-61 memiliki fungsi utama untuk mengangkut senjata artileri dari kapal berjenis LST (Landing Ship Tank) atau LPD (Landing Platorm Dock) sampai mendarat di area Howitzer steling di daratanan.

BACA JUGA :  Jordania Terima IFV Marder Dari Jerman

Bobot maksimalnya (plus payload) K-61 adalah 14.000 kg, dengan bobot di air mencapai 9.550 Kg dan bobot di darat sekitar 12.550 Kg. Sama halnya seperti ranpur/rantis peninggalan perang dingin lainnya, K-61 juga sering digunakan oleh negara-negara sahabat Uni Soviet. Di wilayah Asia Tenggara, Vietnam dikabarkan juga memakai ranpur K-61.

Wujud dari kendaraan amfibi ini pertama kali muncul pada tahun 1950, di negara asalnya K-61 juga dikatakan sebagai GPT. Selain dapat melewati jalur laut, KAPA K-61 juga mampu digunakan untuk menjelajahi sungai. Dari segi daya angkut, kapasitas angkutnya mencapai 3 ton ketika melesat di darat, selain itu juga bisa mengangkut hingga 5 ton ketika melaju di perairan

BACA JUGA :  Pesawat Khusus WC-130J, Hercules Pemburu Badai

Kapa-2

Untuk urusan mesin penyokongnya, ketika berenang KAPA K-61 menggunakan 2 buah propeller berukuran besar, dengan tiap propeller mempunyai 3 bilah. Posisi propeller ini berada di bawah ramp (pintu rampa). Menggunakan dua buah propeller ini, K-61 dapat melaju maksimal hingga 8 – 10 Km/jam di atas air, kecepatan pastinya bergantung pada payload yang diangkutnya. Lalu bagaimana dengan performanya ketika di darat, K-61 mampu melaju hingga kecepatan maksimal 36 Km/jam dengan berbekal roda baja kecil.

Kapa-3

Mesin penyokong KAPA K-61 menggunakan mesin diesel YaAZ-M204VKr 4 silinder dengan berpendingin air. Kapasitas penuh bahan bakarnya mencapai 260 liter, dan K-61 mampu menempuh jarak maksimal hingga 260 Km. Untuk menjelajahi medan yang sulit, K-61 mampu mengatasi rintangan vertikal setinggi 15 derajat.

BACA JUGA :  TNI AL Rencanakan Lepas Meriam Utama KRI Slamet Riyadi 352 Untuk Dijadikan Simulator

Berbekal kapasitas bahan bakar 260 liter, K-61 mampu mengarungi laut hingga 4 jam. KAPA K-61 saat ini tengah diupgrade menggunakan mesin diesel Detroit D453 Turbo, dengan varian mesin ini kecepatan K-61 di permukaan maksimalnya menjadi 28 km per jam.

KAPA K-61 memiliki dimensi 9,15 x 3,15 x 2,15 meter dioperasikan oleh tiga personel, yaitu pengemudi, pembantu pengemudi, serta komandan kendaraan (danran). Di masa depan, ada keinginan untuk mengganti K-61 dengan KAPA yang lebih modern, seperti KAPA RD MK1 yang mockup-nya ditunjukkan oleh PT Republik Defensino pada acara Indo Defence 2016

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Ngeteng, Cara Angkatan Udara Singapura Memperbanyak F-16 RSAF

Beli Ngeteng, Cara Singapura Memperbanyak F-16 RSAF - HobbyMiliter.com. Dalam diskusi diskusi di forum forum militer online maupun di grup grup militer di Facebook,...

Begini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia

Begini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia - HobbyMiliter.com - Meski telah jutaan tahun membalut Bumi, belum seluruh bagian atmosfer bisa...

Foto – Foto Dokumentasi Pendudukan Tentara Soviet di Perang Afghanistan Era 80-an

Foto - Foto Dokumentasi Pendudukan Tentara Soviet di Perang Afghanistan Era 80-an - HobbyMiliter.com. Perang Soviet di Afghanistan berlangsung selama lebih dari sembilan tahun....

Foto Foto Langka KRI Irian, Kapal Perang Indonesia Asal Soviet

Foto Foto Langka KRI Irian, Kapal Perang Indonesia Asal Soviet - HobbyMiliter.com. Pada saat persiapan operasi Trikora dalam rangka perebutan Irian Barat (sekarang Provinsi...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua