Friday, May 27, 2022
HomeAlutsistaDrone UAVProtector USV, Drone Laut Bersenjata Berteknologi Plug and Play

Protector USV, Drone Laut Bersenjata Berteknologi Plug and Play

Protector USV, Drone Laut Bersenjata Berteknologi Plug and Play – HobbyMiliter.com – Kalau saja proyek KCR (Kapal Cepat Rudal) Klewang Class terus dikembangkan, mungkin saja dampak positifnya proyek USV (Unmanned Surface Vehicle) atau drone laut Bonefish juga terus berlanjut ke tahapan produksi prototipe. Pada acara Indo Defence 2014, PT Lundin Industry Invest (North Sea Boats) sudah mengenalkan full mockup Bonefish, dan jika segalanya berjalan lancar, ketika itu dijadwalkan prototipe Bonefish akan mulai dirilis pada tahun 2015.

Walaupun dikenalkan oleh PT Lundin Industry Invest, tapi dukungan teknologi drone yang dapat melaju 40 knots ini diperoleh dari Saab asal Swedia. Karena tak terurusnya proyek Klewang, serta lepasnya campur tangan Saab pada proyek KCR trimaran itu, maka cita-cita Indonesia untuk mengeluarkan prototipe Bonefish juga ikut hilang.

protector-1

Apabila mengacu pada spesifikasi teknisnya, drone laut Bonefish USV tak hanya dapat melakukan misi patroli dan pengintaian di lautan saja, drone ini juga disiapkan untuk mampu membawa rudal anti kapal RBS15 Mk3 yang memiliki kecepatan subsonik. Rudal jenis ini mempunyai hulu ledak HET berbobot 200 kg. Disamping itu, kapal ini juga dilengkapii dengan naval gun 40Mk4.

BACA JUGA :  Harbin BZK-005: Pengintai Andalan Cina di Laut Cina Selatan

Tak sekedar itu saja, radar Sea Giraffe 1X 3D yang berbobot 150 kg juga terpasang pada USV Bonefish ini. Radar ini dikatakan mampu meminimalisir efek dari lengkung bumi. Terlepas dari cita-cita Bonefish, ide mengerjakan rancangan drone laut USV terus didengungkan oleh para penggiat teknologi di dalam negeri, contohnya Mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM) yang sukses mengeluarkan prototipe USV Savinna dan Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) yang mengeluarkan USV via WiFi. Walaupun itu adalah sebuah lompatan kreativitas teknologi, tapi semua itu hanya berakhir dalam tahap prototipe.

BACA JUGA :  Intip Interior Ganilla, Kendaraan Dapur Lapangan Marinir

Jika kita lihat ke Negara tetangga, USV telah digunakan oleh AL Singapura/Republic of Singapore Navy (RSN) semenjak tahun 2005. Drone laut USV itu adalah Protector USV, pabrikan Rafael Advanced Defense Systems. Berseberangan dengan desain Bonefish, Protector dirancang dari dasar lambung RHIB (Rigid Hull Inflatable Boat). Varian awal Protector USV dikeluarkan pada tahun 2004, pada varian ini memiliki panjang 9 meter, lebar 3,2 meter dan tinggi 4,5 meter.

Pada varian pertama drone laut Protector USV membawa single diesel engine dan water jet propulsion, kecepatan maksimal Protector mencapai 50 knots (92,6 km/jam). Dengan berat totanya 4 ton, membuat drone ini tak terlalu susah untuk dipindahkan menggunakan trailer. Varian pertama inilah yang sampai saat ini dioperasikan oleh AL Singapura untuk melaksanakan patroli perbatasan, perlindungan obyek vital serta counter terorism. Layaknya sebuah drone, secara otomatis tidak ada risiko bagi keselamatan awak kapal.

BACA JUGA :  Rusia Gelar Gladi Resik Peluncuran Rudal Iskander-M Dekat Estonia

protector-2

Berbekal sensor dan komponen elektronik pada USV ini berteknologi plug and play, Rafael mengizinkan user untuk memakai Protector pada misi kombatan maupun misi non lethal. Pada misi kombatan, Protector USV bisa menggotong rudal Spike LR, tapi standarnya adalah senapan mesin yang dipasang dalam Mini-Typhoon stabilized remotely controlled.

Dalam modul RCWS ini, USV Protector bisa dilengkapi mulai dari senapan mesin berkaliber 7,62 mm, senapan mesin berat 12,7 mm, atau bahkan pelontar granat otomatis 40 mm. Singapura dikabarkan menggunakan varian FN GPMG (General Purpose Machine Gun) 7,62 mm pada Protector-nya. Sedangkan untuk misi non lethal, Protector bisa menggunakan remote controlled water canon system.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

MiG-21 Fishbed

Kisah Intelijen: Pembelotan Pilot MiG-21 Irak ke Israel

0
Kisah Intelijen: Pembelotan Pilot MiG-21 Irak ke Israel - HobbyMiliter.com. MiG-21 adalah pesawat fenomenal. Di tahun 60-an, pesawat ini dianggap masterpiecenya Soviet. MiG-21 hingga...

Recent Comments