Tuesday, November 24, 2020
Home Blog Militer BAE Tawarkan Bantuan Pendanaan Jika Malaysia Beli Eurofighter Typhoon

BAE Tawarkan Bantuan Pendanaan Jika Malaysia Beli Eurofighter Typhoon

HobbyMiliter.com – BAE Tawarkan Bantuan Pendanaan Jika Malaysia Beli Eurofighter Typhoon. Perusahaan produsen pesawat tempur asal Inggris, British Aerospace alias BAE Systems dikabarkan menawarkan bantuan pendanaan yang didukung oleh pemerintahan Inggris jika Malaysia membeli pesawat tempur Eurofighter Typhoon buatan perusahaan tersebut. Demikian disampaikan salah seorang pejabat senior dari perusahaan tersebut baru – baru ini. Berita terkait pernyataan ini menyebar menyusul adanya rencana dari pemerintah Malaysia untuk menggantikan armada pesawat jet tempur Mikoyan Gurevich MiG-29 yang mereka miliki. Telah lama diketahui oleh khalayak umum bahwa Malaysia sedang mencari pesawat jet tempur pengganti armada MiG-29 milik Angkatan Udara negara tersebut. Dan sudah cukup lama pula sebagian armada MiG-29 milik Tentera Udara Diraja Malaysia tidak lagi diterbangkan atau dalam status grounded.

Menurut perencanaan pemerintah Malaysia, akan dibeli sebanyak 18 unit pesawat untuk menggantikan armada jet tempur MiG-29 Fulcrum yang dioperasikan oleh Tentera Udara Diraja Malaysia atau disingkat TUDM. Kabarnya, ada dua kandidat kuat yang salah satunya akan dipilih oleh pemerintah Malaysia. Kedua kandidat jet tempur pengganti MiG-29 tersebut yakni Dassault Rafale asal Perancis dan Eurofighter Typhoon asal Inggris. Disebutkan juga bahwa rencana pengadaan pesawat jet tempur tersebut secara total akan bernilai tidak kurang dari 2 Milyar Dollar AS, suatu nilai kontak yang sangat besar dan dikabarkan juga akan menjadi salah satu kontrak pengadaan pesawat jet tempur terbesar diwilayah Asia.

BACA JUGA :  Iran Tertarik Membeli MBT T-90 Russia

Meskipun demikian, rencana ini masih harus mengantri bersama dengan dua agenda lain yang menjadi prioritas pemerintahan Malaysia saat ini, yakni Pemilihan Kepala Negara Malaysia serta upaya peningkatan kemampuan survei wilayah yang juga dianggap penting mengingat kasus sengketa Laut China Selatan dimana Malaysia menjadi harus lebih sering berpatroli diatas wilayah perairannya untuk mencegah hal – hal yang tidak diinginkan terjadi. Namun meski harus menghadapi dua agenda besar Malaysia, pihak BAE Systems tampak percaya diri dengan penawaran yang mereka ajukan.

BACA JUGA :  Korea Selatan Tambah Pesanan Rudal Jelajah KEPD 350K Taurus

“kami telah mengajukan penawaran tersebut, harganya sangat kompetitif dan kami juga menawarkan bantuan pembiayaan dari pemerintah Inggris supaya pemerintah Malaysia dapat memakai mekanisme pembayaran untuk jangka waktu yang lebih panjang.” Ujar Alan Garwood, Direktur Pengembangan Bisnis BAE System pada suatu kesempatan wawancara dengan media internasional Reuters di Kuala Lumpur beberapa waktu lalu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis- Hobbymiliter.com. SMX-31 adalah suatu konsep kapal selam masa depan dari negeri Baguette. Konsep ini adalah unik karena memperkenalkan...

STRIL, Sistem koordinasi & datalink AU Swedia

Sejarah STRIL, Sistem Koordinasi & datalink AU Swedia- Hobbymiliter.com.  Bahwa Swedia terkenal sebagai salah satu negara di semenanjung Skandinavia yang bersifat independen atau dalam...

Bagaimana drone menaklukkan pertahanan udara ?

Bagaimana drone menaklukkan pertahanan udara ?- Hobbymiliter.com. Bidang Pertahanan udara dewasa ini memiliki sebuah pertanyaan,  utamanya setelah perang Suriah, Libya, serangan drone AS di...

Barbel Class, kapal selam diesel terakhir AS

Barbel Class, kapal selam diesel terakhir AS- hobbymiliter.com. Bahwa dewasa ini kita mengenal Angkatan laut AS utamanya dari armada kapal selam nuklirnya. Nama-nama seperti...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua