Wednesday, January 12, 2022
HomeBlog MiliterBAE Tawarkan Bantuan Pendanaan Jika Malaysia Beli Eurofighter Typhoon

BAE Tawarkan Bantuan Pendanaan Jika Malaysia Beli Eurofighter Typhoon

HobbyMiliter.com – BAE Tawarkan Bantuan Pendanaan Jika Malaysia Beli Eurofighter Typhoon. Perusahaan produsen pesawat tempur asal Inggris, British Aerospace alias BAE Systems dikabarkan menawarkan bantuan pendanaan yang didukung oleh pemerintahan Inggris jika Malaysia membeli pesawat tempur Eurofighter Typhoon buatan perusahaan tersebut. Demikian disampaikan salah seorang pejabat senior dari perusahaan tersebut baru – baru ini. Berita terkait pernyataan ini menyebar menyusul adanya rencana dari pemerintah Malaysia untuk menggantikan armada pesawat jet tempur Mikoyan Gurevich MiG-29 yang mereka miliki. Telah lama diketahui oleh khalayak umum bahwa Malaysia sedang mencari pesawat jet tempur pengganti armada MiG-29 milik Angkatan Udara negara tersebut. Dan sudah cukup lama pula sebagian armada MiG-29 milik Tentera Udara Diraja Malaysia tidak lagi diterbangkan atau dalam status grounded.

Menurut perencanaan pemerintah Malaysia, akan dibeli sebanyak 18 unit pesawat untuk menggantikan armada jet tempur MiG-29 Fulcrum yang dioperasikan oleh Tentera Udara Diraja Malaysia atau disingkat TUDM. Kabarnya, ada dua kandidat kuat yang salah satunya akan dipilih oleh pemerintah Malaysia. Kedua kandidat jet tempur pengganti MiG-29 tersebut yakni Dassault Rafale asal Perancis dan Eurofighter Typhoon asal Inggris. Disebutkan juga bahwa rencana pengadaan pesawat jet tempur tersebut secara total akan bernilai tidak kurang dari 2 Milyar Dollar AS, suatu nilai kontak yang sangat besar dan dikabarkan juga akan menjadi salah satu kontrak pengadaan pesawat jet tempur terbesar diwilayah Asia.

BACA JUGA :  Arab Saudi: Kebangkitan Tiongkok Adalah Sumber Kestabilan Dunia

Meskipun demikian, rencana ini masih harus mengantri bersama dengan dua agenda lain yang menjadi prioritas pemerintahan Malaysia saat ini, yakni Pemilihan Kepala Negara Malaysia serta upaya peningkatan kemampuan survei wilayah yang juga dianggap penting mengingat kasus sengketa Laut China Selatan dimana Malaysia menjadi harus lebih sering berpatroli diatas wilayah perairannya untuk mencegah hal – hal yang tidak diinginkan terjadi. Namun meski harus menghadapi dua agenda besar Malaysia, pihak BAE Systems tampak percaya diri dengan penawaran yang mereka ajukan.

BACA JUGA :  Kapal Anti Ranjau Kelas Wozang Kelima Milik AL Tiongkok Resmi Bertugas

“kami telah mengajukan penawaran tersebut, harganya sangat kompetitif dan kami juga menawarkan bantuan pembiayaan dari pemerintah Inggris supaya pemerintah Malaysia dapat memakai mekanisme pembayaran untuk jangka waktu yang lebih panjang.” Ujar Alan Garwood, Direktur Pengembangan Bisnis BAE System pada suatu kesempatan wawancara dengan media internasional Reuters di Kuala Lumpur beberapa waktu lalu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

Kadislambair Terima Brevet Penyelam TNI AL

Kadislambair Koarmada II Dapatkan Brevet Kehormatan Penyelam TNI AL

0
Hobbymiliter.com – Pada hari Kamis, 11 November 2021 telah dilaksanakan kegiatan penyematan tanda kehormatan Brevet Penyelam TNI AL kepada Kepala Dinas Penyelamatan Bawah Air...

Recent Comments