Monday, November 23, 2020
Home Blog Militer Kontrak Pembelian Jet Tempur Sukhoi SU35 Flanker E Resmi Ditandatangani

Kontrak Pembelian Jet Tempur Sukhoi SU35 Flanker E Resmi Ditandatangani

HobbyMiliter.com – Kontrak Pembelian Jet Tempur Sukhoi SU35 Resmi Ditandatangani. Kontrak pembelian pesawat jet tempur multi-peran Sukhoi SU35 Flanker E resmi ditandatangani oleh pemerintah Indonesia. Kabar ini dikonfirmasi oleh Kepala Pusat Komunikasi Publik (Kapuskomlik) Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Totok Sugiharto, pada hari ini, Kamis, 15 Februari 2018.

Seperti dilansir situs berita pertahanan dan keamanan internasional Jane’s 360, akan ada dua unit pesawat jet tempur Sukhoi SU35 Flanker E yang akan dikirimkan kepada Indonesia untuk turut hadir dalam parade peringatan HUT TNI yang rencananya akan digelar pada bulan Oktober nanti. Meskipun demikian detail rincian terkait kontrak pembelian jet tempur generasi 4,5 tersebut belum diketahui.

BACA JUGA :  Foto-Foto Aksi Tim Ekspedisi NKRI Padamkan Kebakaran Hutan

Berbeda dengan Jane’s, pihak Jakarta menyebut bahwa akan dibeli sebanyak 11 unit pesawat dengan konfigurasi “full combat“. Hal ini disampaikan oleh Kepala Pusat Komunikasi Publik (Kapuskomlik) Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Brigjen TNI Totok Sugiharto. “Sebanyak 11 pesawat Sukhoi Su-35 full combat,” ujarnya secara tidak langsung melalui salah seorang kepala bidang (Kabid) kepada beberapa wartawan selepas acara Coffee Morning yang diadakan di kantor Kementerian Pertahanan, Kamis pagi ini.

Kabarnya, keseluruhan nilai total dalam kontrak pembelian pesawat jet tempur generasi 4,5 asal Rusia ini disebut mencapai 1,12 Milyar Dollar AS. Jet tempur ini mengalahkan beberapa kandidat lainnya dalam proses tender untuk mencari jet tempur pengganti armada jet tempur F5 Tiger yang telah dipensiunkan oleh TNI Angkatan Udara. Dikonfirmasinya penandatanganan kontrak pembelian ini tak pelak menimbulkan euforia dikalangan pemerhati militer di media – media sosial. Pasalnya, kabar tentang dipilihnya pesawat tempur generasi 4,5 asal Rusia tersebut telah santer terdengar sejak tahun 2015 lalu.

BACA JUGA :  Rudal Romah, Misil GPS Otomatis Terakurat Milik Israel

Awalnya selain Sukhoi SU35 Flanker E, ada beberapa pesawat jet tempur lainnya yang juga ikut dalam kompetisi tender jet tempur pengganti armada F5 Tiger milik TNI Angkatan Udara yang sudah memasuki masa pensiun. Diantaranya yakni Eurofighter Typhoon, Dassault Rafale, F16 Blok 60/70, F15 Eagle, F18 Hornet, serta JAS39 Gripen. Diharapkan, dengan hadirnya pesawat jet tempur generasi 4,5 yang diproduksi oleh Rusia tersebut, dapat menjadi efek deteren di kawasan sekaligus secara maksimal meningkatkan kemampuan para penerbang tempur TNI AU khususnya para eks pilot F5 Tiger yang awalnya berada di Skuadron Udara 14 dengan pangkalan di Lanud Iswahjudi, Madiun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis- Hobbymiliter.com. SMX-31 adalah suatu konsep kapal selam masa depan dari negeri Baguette. Konsep ini adalah unik karena memperkenalkan...

STRIL, Sistem koordinasi & datalink AU Swedia

Sejarah STRIL, Sistem Koordinasi & datalink AU Swedia- Hobbymiliter.com.  Bahwa Swedia terkenal sebagai salah satu negara di semenanjung Skandinavia yang bersifat independen atau dalam...

Bagaimana drone menaklukkan pertahanan udara ?

Bagaimana drone menaklukkan pertahanan udara ?- Hobbymiliter.com. Bidang Pertahanan udara dewasa ini memiliki sebuah pertanyaan,  utamanya setelah perang Suriah, Libya, serangan drone AS di...

Barbel Class, kapal selam diesel terakhir AS

Barbel Class, kapal selam diesel terakhir AS- hobbymiliter.com. Bahwa dewasa ini kita mengenal Angkatan laut AS utamanya dari armada kapal selam nuklirnya. Nama-nama seperti...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua