Wednesday, August 5, 2020
Home Blog Militer Kontrak Pembelian Jet Tempur Sukhoi SU35 Flanker E Resmi Ditandatangani

Kontrak Pembelian Jet Tempur Sukhoi SU35 Flanker E Resmi Ditandatangani

HobbyMiliter.com – Kontrak Pembelian Jet Tempur Sukhoi SU35 Resmi Ditandatangani. Kontrak pembelian pesawat jet tempur multi-peran Sukhoi SU35 Flanker E resmi ditandatangani oleh pemerintah Indonesia. Kabar ini dikonfirmasi oleh Kepala Pusat Komunikasi Publik (Kapuskomlik) Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Totok Sugiharto, pada hari ini, Kamis, 15 Februari 2018.

Seperti dilansir situs berita pertahanan dan keamanan internasional Jane’s 360, akan ada dua unit pesawat jet tempur Sukhoi SU35 Flanker E yang akan dikirimkan kepada Indonesia untuk turut hadir dalam parade peringatan HUT TNI yang rencananya akan digelar pada bulan Oktober nanti. Meskipun demikian detail rincian terkait kontrak pembelian jet tempur generasi 4,5 tersebut belum diketahui.

BACA JUGA :  Indonesia Siapkan "Rumah" Baru, Untuk Kapal Selam Baru

Berbeda dengan Jane’s, pihak Jakarta menyebut bahwa akan dibeli sebanyak 11 unit pesawat dengan konfigurasi “full combat“. Hal ini disampaikan oleh Kepala Pusat Komunikasi Publik (Kapuskomlik) Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Brigjen TNI Totok Sugiharto. “Sebanyak 11 pesawat Sukhoi Su-35 full combat,” ujarnya secara tidak langsung melalui salah seorang kepala bidang (Kabid) kepada beberapa wartawan selepas acara Coffee Morning yang diadakan di kantor Kementerian Pertahanan, Kamis pagi ini.

Kabarnya, keseluruhan nilai total dalam kontrak pembelian pesawat jet tempur generasi 4,5 asal Rusia ini disebut mencapai 1,12 Milyar Dollar AS. Jet tempur ini mengalahkan beberapa kandidat lainnya dalam proses tender untuk mencari jet tempur pengganti armada jet tempur F5 Tiger yang telah dipensiunkan oleh TNI Angkatan Udara. Dikonfirmasinya penandatanganan kontrak pembelian ini tak pelak menimbulkan euforia dikalangan pemerhati militer di media – media sosial. Pasalnya, kabar tentang dipilihnya pesawat tempur generasi 4,5 asal Rusia tersebut telah santer terdengar sejak tahun 2015 lalu.

BACA JUGA :  Rusia Akan Kirimkan Satu Batch Helikopter Tempur Mi-24P Untuk Angola

Awalnya selain Sukhoi SU35 Flanker E, ada beberapa pesawat jet tempur lainnya yang juga ikut dalam kompetisi tender jet tempur pengganti armada F5 Tiger milik TNI Angkatan Udara yang sudah memasuki masa pensiun. Diantaranya yakni Eurofighter Typhoon, Dassault Rafale, F16 Blok 60/70, F15 Eagle, F18 Hornet, serta JAS39 Gripen. Diharapkan, dengan hadirnya pesawat jet tempur generasi 4,5 yang diproduksi oleh Rusia tersebut, dapat menjadi efek deteren di kawasan sekaligus secara maksimal meningkatkan kemampuan para penerbang tempur TNI AU khususnya para eks pilot F5 Tiger yang awalnya berada di Skuadron Udara 14 dengan pangkalan di Lanud Iswahjudi, Madiun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Ngeteng, Cara Angkatan Udara Singapura Memperbanyak F-16 RSAF

Beli Ngeteng, Cara Singapura Memperbanyak F-16 RSAF - HobbyMiliter.com. Dalam diskusi diskusi di forum forum militer online maupun di grup grup militer di Facebook,...

Begini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia

Begini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia - HobbyMiliter.com - Meski telah jutaan tahun membalut Bumi, belum seluruh bagian atmosfer bisa...

Foto – Foto Dokumentasi Pendudukan Tentara Soviet di Perang Afghanistan Era 80-an

Foto - Foto Dokumentasi Pendudukan Tentara Soviet di Perang Afghanistan Era 80-an - HobbyMiliter.com. Perang Soviet di Afghanistan berlangsung selama lebih dari sembilan tahun....

Foto Foto Langka KRI Irian, Kapal Perang Indonesia Asal Soviet

Foto Foto Langka KRI Irian, Kapal Perang Indonesia Asal Soviet - HobbyMiliter.com. Pada saat persiapan operasi Trikora dalam rangka perebutan Irian Barat (sekarang Provinsi...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua