Friday, July 10, 2020
Home Alutsista Kapal Perang Kisah Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov

Kisah Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov

Kisah Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov – HobbyMiliter.com. Admiral Kuznetsov saat ini merupakan kapal induk satu satunya milik Rusia. Itupun sebetulnya dalam klasifikasi kapal Angkatan Laut Rusia sendiri Admiral Kuznetsov bukanlah kapal induk.

Kapal ini diklasifikasikan sebagai heavy aircraft-carrying missile cruiser untuk menyiasati perjanjian Rusia dengan Turki agar kapal ini boleh melewati perairan Turki yang menjadi gerbang bagi armada Laut Hitam Russia ke Laut Mediterania.

Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov
Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov

Kapal ini adalah flagship dari Angkatan Laut Rusia. Kapal ini dibangun di galangan Chernomorskiy Black Sea Shipyard, satu satunya galangan yang mampu membuat kapal induk di Uni Soviet waktu itu.

Awalnya, ketika dibangun, kapal ini rencananya dinamai Riga. Kemudian berubah nama menjadi Leonid Brezhnev saat upacara peluncurannya. Selama sea trial, namanya berubah lagi menjadi Tbilisi. Akhirnya, ketika masuk dinas resmi dia pun menyandang nama Admiral Flota Sovetskogo Soyuza Kuznetsov.

Awalnya, kapal induk Admiral Kuznetsov menjadi kekuatan Angkatan Laut Uni Soviet sebelum akhirnya negara tersebut bubar. Kapal ini direncanakan menjadi kapal pertama di kelasnya, dengan jumlah total kapal induk kelas Kuznetsov ini sebanyak 2 unit.

Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov
Admiral Kuznetsov

Namun karena pada saat kapal kedua sedang dibangun negara Uni Soviet sebagai pemiliknya bubar dan pecah menjadi banyak negara, pembangunan kapal kedua pun terhenti sehingga Rusia sebagai negara penerus Uni Soviet hanya mempunyai 1 kapal induk kelas Kuznetsov saja. Sedangkan kapal yang belum selesai pembangunannya menjadi milik Ukraina, tempat dimana galangan kapal induk setengah jadi ini berada.

BACA JUGA :  MiG-31 Foxhound, Interceptor Supersonic Rusia

Admiral Kuznetsov merupakan kapal induk terbesar milik Rusia dari beberapa kapal induk yang pernah dimilikinya. Namun, kapal ini didesain dengan konsep dan doktrin penggunaan yang berbeda dengan kapal induk Amerika Serikat dan negara negara sekutunya.

Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov
Admiral Kuznetsov

Klasifikasi yang diberikan kepadanya bukanlah Aircraft Carrier, tetapi tyazholyy avianesushchiy kreyser (TAVKR) alias heavy aircraft-carrying cruiser. Jadi kapal ini diklasifikasikan hanya sebagai cruiser, sama seperti JMSDF mengklasifikasikan Hyuga sebagai destroyer.

Jika kapal induk Amerika Serikat memiliki doktrin sebagai power projecting force dan pelindung expeditionary force, maka doktrin dan peran kapal induk Rusia Admiral Kuznetsov ini adalah melindungi kapal selam rudal balistik Rusia dan aset aset permukaan lainnya.

Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov
Admiral Kuznetsov

Unsur sayap udara kapal induk Rusia Admiral Kuznetsov adalah pesawat tempur multirole Sukhoi Su-33. Pesawat tempur yang lahir di tahun 1987 ini ditugasi melakukan penguasaan ruang udara, pertahanan armada, dan bantuan udara. Kapal induk ini juga membawa sejumlah helikopter Kamov Ka-27 yang bertugas sebagai transport, peperangan atas air dan anti kapal selam.

BACA JUGA :  Rusia Buka Kemungkinan Suriah Menjadi Negara Federal

Berbeda dengan kapal induk Amerika yang memiliki tanker, angkut dan AWACS dalam bagian dari kapal induknya, kapal induk Rusia tidak memili unsur unsur itu dalam carrier wing nya.

Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov
Admiral Kuznetsov

Berbeda pula dengan Amerika Serikat yang menggunakan ketapel uap dan ketapel listrik (untuk kapal induk baru) dalam meluncurkan pesawatnya untuk take off, kapal induk Rusia Admiral Kuznetsov ini menggunakan sky jump untuk meluncurkan pesawatnya yang sedang take off.

Kerugiannya, kapasitas parkir pesawatnya lebih sedikit karena di pakai untuk fasilitas sky jump dan juga pesawat tidak bisa dimuati BBM dan persenjataan sampai batas maksimalnya.

Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov
Admiral Kuznetsov

Yang menarik dari kapal induk Rusia ini adalah, ketika melakukan misi, selalu ditemani oleh sebuah ocean going tug boat dan sebuah ocean going oiler/tanker. Nampaknya agar supply BBM selalu terjamin jumlah dan kualitasnya ketika dalam misi.

Kapal ini sering dikatakan dapat mudah terdeteksi lawan karena mesin turbin uapnya mengeluarkan asap hitam yang dikatakan masih terlihat di lautan lepas dari jarak lebih dari 70 kilometer oleh pesawat pengintai pada hari cerah.

Saking pekatnya asap Admiral Kuznetsov, pengendara mobil di jembatan selat di instambul sampai berhenti jika Admiral Kuznetsov lewat, karena menghindari bahaya tabrakan beruntuk karena menurunnya jarak pandang.

BACA JUGA :  Aljazair Resmi Membeli 12 Unit Sukhoi Su-34 Fullback Dari Rusia

Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov
dmiral Kuznetsov. Bersama USS Deyo DD-989

Sepanjang hidupnya hingga saat ini, kapal ini hanya dioperasikan di laut hitam, laut tengah, atlantik bagian utara dan laut baltik saja. Salah satu misi yang beberapa kali dilakukannya adalah mengunjungi basis Angkatan Laut Rusia di Suriah.

Kapal induk Rusia Admiral Kuznetsov ini juga melakukan dukungan pada kekuatan Rusia di Suriah yang sedang bertempur di pihak pemerintah Suriah.

Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov
Admiral Kuznetsov

Pada tanggal 30 Oktober 2018, Admiral Kuznetsov mengalami kerusakan ketika terimpa crane raksasa diatas dry dock terapung. Ketika Admiral Kuznetsov sedang menjalani perbaikan dan perawatan besar. Crane raksasa yang rubuh tersebut membuat lubang cukup besar di flight deck kapal induk Rusia Admiral Kuznetsov.

Lokasi crane jatuh diatas Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov
Lokasi crane jatuh diatas Admiral Kuznetsov

Selain itu, dalam kecelakaan tersebut, diketahui satu pekerja tewas dalam kejadian tersebut. Dry dock yang digunakan, yang merupakan satu satunya dock yang mampu menampung kapal induk Rusia ini, juga mengalami kerusakan hingga tenggelam.

Masih belum cukup sial, setahun berikutnya, pada tahun Desember 2019 Admiral Kuznetsov kembali mengalami kebakaran ketika masih menjalani program perbaikannya yang tidak berkesudahan itu. Hal itu jelas menambah waktu perbaikannya hingga entah berapa tahun lamanya.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Apa Yang Dimaksud Dengan Thrust Vectoring?

Apa Yang Dimaksud Dengan Thrust Vectoring? - HobbyMiliter.com. Thrust vectoring atau disebut juga Thrust Vector Control (TVC) adalah suatu kemampuan dari pesawat terbang, roket...

Kisah Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov

Kisah Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov - HobbyMiliter.com. Admiral Kuznetsov saat ini merupakan kapal induk satu satunya milik Rusia. Itupun sebetulnya dalam klasifikasi kapal Angkatan...

EA-18G Growler, Pesawat Tempur Australia Spesialis Peperangan Elektronik

EA-18G Growler, Pesawat Tempur Australia Spesialis Peperangan Elektronik - HobbyMiliter.com. Sudah sejak lama, peperangan elektronik dilakukan oleh manusia. Mulai dari penerjunan pelat pelat logam...

Mengenal AWACS, Radar Terbang Koreografer Pertempuran Udara

Mengenal AWACS, Radar Terbang Koreografer Pertempuran Udara - HobbyMiliter.com. Perang udara semakin kompleks dengan melibatkan kekuatan teknologi maju dan penguasaan informasi. Konsep early warning...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua