Rusia Uji Tembak Rudal Bastion Di Kutub Utara

0
982
Rusia Uji Tembak Rudal Bastion Di Kutub Utara
Rusia Uji Tembak Rudal Bastion Di Kutub Utara. Momen Peluncuran Rudal Oniks Dari Sistem Rudal Bastion Di Kutub Utara. Sumber : RT

HobbyMiliter.com – Rusia Uji Tembak Rudal Bastion Di Kutub Utara. Angkatan bersenjata Federasi Rusia dikabarkan telah melaksanakan latihan uji penembakan sistem senjata pertahanan pantai berbasis rudal Bastion yang pertama kalinya di wilayah Artik atau kutub utara bumi. Pada tanggal 26 September 2018 lalu telah sukses dilaksanakan latihan militer Artik di wilayah pulau Kotelny, Rusia.

Adapun unit militer armada Utara Angkatan Laut Federasi Rusia yang telah sukses melaksanakan uji tembak sistem senjata berbasis rudal Bastion tersebut. Latihan uji tembak ini dilaksanakan dengan cara menembakkan rudal Bastion yang menarget sasaran tembak yang berada di jarak 60 kilometer jauhnya dari titik peluncuran rudal.

BACA JUGA :  Tiongkok Resmi Produksi Jet Tempur Siluman J-20 Secara Massal

Pada latihan sebelumnya, sistem senjata pertahanan pantai berbasis rudal Rubezh digunakan sebagai persenjataan utama yang diujikan. Pihak armada Utara Angkatan Laut Federasi Rusia sukses menembakkan dua unit rudal Termit yang berhasil menghantam sasaran tembak yang berada 50 kilometer jauhnya dari titik peluncuran rudal.

Sistem persenjataan pertahanan pantai berbasis rudal Bastion merupakan sistem pertahanan pantai modern yang digunakan oleh Rusia, Vietnam, dan Suriah. Sistem ini merupakan persenjataan yang masih tergolong baru di jajaran Angkatan Bersenjata Rusia, mengingat ia baru dioperasikan oleh unit militer Angkatan Bersenjata Rusia pada tahun 2015 yang lalu.

BACA JUGA :  UST Yonarmed 12/1/2 Kostrad TA 2014

Sistem senjata ini dikembangkan untuk mempertahankan area pantai dari upaya invasi pasukan musuh dari laut. Bastion didesain untuk menarget kapal – kapal perang permukaan ukuran kecil hingga sedang, serta kapal – kapal bantuan logistik milik lawan. Dengan konsep ini, sistem persenjataan ini diperlengkapi dengan rudal P-800 Oniks alias Yakhont.

Rudal P-800 Oniks alias Yakhont ini dapat menghantam sasaran pada jarak jangkau maksimal 300 kilometer dengan metode penerbangan High-Low Trajectory. Sedangkan jika menggunakan metode penerbangan Low-Low Trajectory, rudal ini sanggup menghantam target pada jarak 120 kilometer. Metode penerbangan High-Low Trajectory yakni rudal ditembakkan dan bergerak ke atas, kemudian ia akan berada di ketinggian jelajah tertentu untuk beberapa waktu. Saat mendekati sasaran tembak, rudal akan menukik tajam ke bawah dan meluncur sedikit diatas permukaan air laut guna menghindari deteksi radar lawan hingga akhirnya rudal tersebut menghantam sasaran nya. Sedangkan untuk metode penerbangan Low-Low Trajectory, yakni sejak menit – menit awal rudal diluncurkan ia akan langsung meluncur sedikit diatas permukaan air laut hingga berhasil menghantam sasarannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here