Monday, November 23, 2020
Home Berita Militer Dunia Militer Amerika Boeing-SAAB Menangkan Tender Jet Latih T-X

Boeing-SAAB Menangkan Tender Jet Latih T-X

Boeing-SAAB Menangkan Tender Jet Latih T-X – HobbyMiliter.com – Boeing, raksasa industri pertahanan strategis asal Amerika Serikat dikabarkan memenangkan persaingan dalam proses tender pencarian kandidat pesawat jet latih tempur T-X bagi Angkatan Udara Amerika Serikat. Dalam kompetisi tersebut Boeing berkolaborasi dengan SAAB, perusahaan industri pertahanan asal Swedia. Menurut keterangan dari SAAB, nilai kontrak yang diberikan sebesar 9,2 Milyar Dollar AS.

Program jet latih tempur T-X merupakan upaya Amerika Serikat dalam mencari pesawat latih tempur generasi terbaru. Nantinya, pesawat yang diproduksi dari program ini akan menggantikan peranan pesawat jet tempur latih T-38 Talon yang sudah berdinas di Angkatan Udara Amerika Serikat kurang lebih 50 tahun.

BACA JUGA :  India Luncurkan Satelit Navigasi Keenam, Berharap Setara Dengan AS

Dari nilai kontrak sebesar 9,2 Milyar Dollar AS rencananya akan diproduksi sebanyak 351 unit pesawat jet latih T-X dan 46 unit simulator. Fase pertama dari kontrak ini adalah kontrak fase Engineering and Manufacturing Development atau disingkat EMD dengan nilai sebesar 813 Juta Dollar AS. Pada fase ini akan dibuat sebanyak 5 unit pesawat dan 7 unit simulator.

Boeing bersama rekan kerjanya, SAAB, berhasil mengalahkan Lockheed Martin yang bekerja sama dengan Korea Aerospace Industries (KAI). Pihak Lockheed Martin-KAI menawarkan konsep T-50A yang telah sukses digunakan oleh Korea Selatan, Indonesia, Irak, dan Filipina.

BACA JUGA :  2S31 Vena, Mortir Swagerak asal Rusia

Selain itu, Boeing beserta SAAB juga berhasil mengalahkan Leonardo, perusahaan industri pertahanan asal Italia yang sebelumnya menawarkan konsep pesawat jet latih M-346 yang lebih modern, sebelumnya Leonardo menggandeng Raytheon dalam menawarkan konsep yang mereka sebut T-100 tersebut. Kemudian kerjasama antara Leonardo dan Raytheon justru berakhir dengan penarikan diri pihak Raytheon dari kerjasama tersebut.

Kemenangan pihak Boeing dan SAAB dalam tender ini, menjadi kemenangan ke-3 Boeing dalam rentang waktu satu bulan terakhir. Boeing berhasil mencatatkan kesuksesan besar setelah memenangkan kontrak helikopter pengganti UH-1N Huey, dan juga berhasil memenangkan kontrak produksi awal terhadap pesawat tanker tanpa awak MQ-25.

BACA JUGA :  Kapal Induk Buatan Dalam Negeri Tiongkok Hampir Selesai Dirakit

Masing –  masing kontrak bernilai 2,38 Milyar Dollar AS (pengganti UH-1N Huey) dan 805 Juta Dollar AS (produksi awal 4 unit pesawat tanker tanpa awak MQ-25). Terpilihnya Boeing dan SAAB dalam program jet latih T-X ini juga menjamin berlanjutnya lini produksi pesawat tempur taktis Boeing setelah lini produksi jet tempur F-15 Eagle dan F/A-18 Hornet ditutup pada satu dekade mendatang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis- Hobbymiliter.com. SMX-31 adalah suatu konsep kapal selam masa depan dari negeri Baguette. Konsep ini adalah unik karena memperkenalkan...

STRIL, Sistem koordinasi & datalink AU Swedia

Sejarah STRIL, Sistem Koordinasi & datalink AU Swedia- Hobbymiliter.com.  Bahwa Swedia terkenal sebagai salah satu negara di semenanjung Skandinavia yang bersifat independen atau dalam...

Bagaimana drone menaklukkan pertahanan udara ?

Bagaimana drone menaklukkan pertahanan udara ?- Hobbymiliter.com. Bidang Pertahanan udara dewasa ini memiliki sebuah pertanyaan,  utamanya setelah perang Suriah, Libya, serangan drone AS di...

Barbel Class, kapal selam diesel terakhir AS

Barbel Class, kapal selam diesel terakhir AS- hobbymiliter.com. Bahwa dewasa ini kita mengenal Angkatan laut AS utamanya dari armada kapal selam nuklirnya. Nama-nama seperti...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua