Friday, January 15, 2021
Home Berita Militer Dunia Militer Rusia Kapal Induk Admiral Kuznetsov Mengalami Kecelakaan Ketika Sedang Diperbaiki

Kapal Induk Admiral Kuznetsov Mengalami Kecelakaan Ketika Sedang Diperbaiki

Kapal Induk Admiral Kuznetsov Mengalami Kecelakaan Ketika Sedang Diperbaiki – HobbyMiliter.com. Floating dry dock terbesar di dunia, PD-50 dilaporkan tenggelam ketika sedang digunakan untuk memperbaiki kapal induk satu satunya Angkatan Laut Rusia, Admiral Kuznetsov yang sedang naik dok. Kecelakaan ini terjadi di lingkungan unit 82nd Ship Repair Plant di  Roslyakovo, Murmansk Rusia.

Dilaporkan oleh media online berbahasa Rusia Serverpost.ru, kedua crane raksasa yang terpasang di floating dry dock tersebut rubuh, salah satunya ambruk menimpa flight deck kapal induk tersebut. Laporan terkini menyebutkan terdapat beberapa korban jiwa akibat kecelakaan tersebut.

BACA JUGA :  Daftar Rudal Balistik Rusia, Dari Rudal Scud Sampai Rudal Sarmat

Beberapa ambulan dan regu penolong telah dikerahkan ke lokasi kejadian oleh otoritas setempat. Angkatan Laut Rusia, Galangan Kapal dan Kementerian Pertahanan Rusia sedang melakukan damage assessment terhadap kapal induk yang sedang naik dok terjadwal ini.

Sebagai laporan awal, Sputniknews melaporkan bahwa ambruknya crane raksasa itu telah membuat sebuah lubang sebesar 4 x 5 meter tepat landasan dan reruntuhannya menembus hanggar tempat penyimpanan pesawat.

Pengamat militer mengkhawatirkan kecelakaan ini akan membuat Admiral Kuznetsov tidak bisa dioperasikan dalam jangka waktu lebih lama dari pada yang dijadwalkan walaupun otoritas setempat mengatakan bahwa kerusakan bisa diperbaiki tanpa menambah waktu naik dok lagi.

BACA JUGA :  AS Kemungkinan Pindahkan Sistem Rudal Mereka Ke Hawaii

Saat ini Angkatan Laut Rusia hanya mengoperasikan satu kapal induk STOL Admiral Kuznetsov, cukup sedikit bila dibandingkan dengan Amerika yang mengoperasikan 10 CVN dan 9 LHA. Kapal induk Admiral Kuzetsov merupakan kapal induk satu satunya Rusia. Kapal induk Admiral Kuznetsov ini mempunyai berat 43000 ton. Kapal induk Rusia ini bisa membawa 18 unit Sukhoi Su-33, varian Flanker untuk operasi di kapal induk.

Kapal ini sejak Juli 2018 naik dok dan menjalani revitalisasi dan perawatan berkala setelah sebelumnya melakukan pelayarab muhibah ke pangkalan Angkatan Laut Rusia di Suriah dalam rangka mendukung operasi militer Rusia di Suriah.

BACA JUGA :  Mengenal Rudal ICBM RS-26 Rubezh Rusia, Dengan Bobot dan Efektivitas Lebih Ringan

Dijadwalkan perbaikan ini dilakukan hingga tahun 2021. Selama masa perbaikan, kapal ini akan menerima modernisasi sistem elektronik, sistem propulsi dan diharapkan, kapal yang mulai beroperasi di tahun 1986 ini bisa diperpanjang masa pakainya paling tidak hingga 25 tahun lagi.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Rudal Tomahawk Generasi Kelima, Apa Istimewanya?

HobbyMiliter.com - Pada tanggal 30 November 2020, Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy,red) dikabarkan telah berhasil melaksanakan ujicoba peluncuran rudal jelajah Tomahawk varian terbaru...

Purwarupa MPF Medium Tank AS Masuki Tahap Ujicoba Pasukan

HobbyMiliter.com – Purwarupa kendaraan tempur medium tank MPF atau Mobile Protected Firepower dari dua pabrikan kendaraan tempur yang sedang bersaing untuk memenangkan kontrak pengadaan...

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis- Hobbymiliter.com. SMX-31 adalah suatu konsep kapal selam masa depan dari negeri Baguette. Konsep ini adalah unik karena memperkenalkan...

STRIL, Sistem koordinasi & datalink AU Swedia

Sejarah STRIL, Sistem Koordinasi & datalink AU Swedia- Hobbymiliter.com.  Bahwa Swedia terkenal sebagai salah satu negara di semenanjung Skandinavia yang bersifat independen atau dalam...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua