Monday, November 23, 2020
Home Berita Militer Berita Militer Dunia DSME Raih Kontrak Produksi Dua Frigate FFX II Baru Untuk AL Korsel

DSME Raih Kontrak Produksi Dua Frigate FFX II Baru Untuk AL Korsel

DSME Raih Kontrak Produksi Dua Frigate FFX II Baru Untuk AL Korsel – HobbyMiliter.com – Perusahaan galangan kapal asal Korea Selatan, Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering atau DSME dikabarkan kembali memperoleh kontrak baru untuk produksi sebanyak dua unit Frigate baru bagi Angkatan Laut Korea Selatan. Sebanyak dua unit kapal perang frigate baru dari jenis FFX-II dipesan oleh pemerintah Korea Selatan untuk memperkuat Angkatan Laut Korea Selatan atau Republic of Korea Navy (ROKN).

Sebelumnya pada bulan Maret 2018 unit kapal pertama dari program FFX-II yang juga sekaligus menjadi lead ship yakni ROKS Daegu dengan nomor lambung 818, telah dinyatakan masuk dalam dinas aktif di jajaran armada Angkatan Laut Korea Selatan atau ROKN. Dengan masuknya kontrak terbaru untuk dua unit Frigate FFX II maka saat ini sudah kurang lebih enam unit kapal dipesan dengan termasuk satu unit yang telah masuk layanan dinas aktif di ROKN.

BACA JUGA :  Taktik Rahasia Pasukan Pemerintah Suriah Merebut Kota Di Perbatasan Turki

Kontrak terbaru untuk dua unit kapal perang jenis Frigate FFX II yang diberikan kepada galangan kapal Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering atau DSME memiliki nilai sebesar 631,5 Milyar Won atau setara 558 Juta Dollar AS. Pemberian kontrak untuk dua unit kapal perang dari jenis Frigate tersebut diumumkan oleh perusahaan galangan kapal dalam negeri ginseng itu pada tanggal 14 November 2018 yang lalu.

Berdasarkan sepesifikasi teknis yang disediakan oleh pihak galangan kapal Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering atau DSME, Frigate FFX II Daegu class memiliki panjang total 122 meter, dengan lebar total 14 meter dan draught 4 meter. Bobot benaman kosong (standar) kapal ini 2.800 ton, sedangkan dalam konfigurasi tempur, bobot benaman kapal ini 3.650 ton. Sistem propulsi kapal ini menggunakan sistem CODLOG atau Combined Diesel Electric or Gas dengan kecepatan maksimal 30 knot.

BACA JUGA :  Yunani Terima Helikopter Angkut Berat CH-47 Chinook

Untuk persenjataan, kapal ini diperlengkapi dengan meriam utama kaliber 5 inchi MK 45 Mod 4, 16 tabung peluncur rudal vertikal Korean-Vertical Launch Systems atau K-VLS yang dapat digunakan untuk meluncurkan rudal anti serangan udara Haegung, rudal jelajah untuk sasaran darat Haeseong, serta rudal anti kapal selam Hong Sang Eo.

Selain VLS buatan dalam negeri, rudal anti kapal yang dibawa oleh kapal ini juga merupakan rudal anti kapal buatan dalam negeri, yakni SSM-700K Haeseong, versi anti kapal dari rudal jelajah Haeseong. Untuk urusan peperangan anti kapal selam, terdapat dua peluncur torpedo dengan masing – masing terdiri dari 3 tabung per peluncurnya.

BACA JUGA :  Pemerintah Indonesia Barter Sumber Daya Alam dengan Sukhoi Rusia?

Torpedo yang dapat diluncurkan yakni torpedo Black Shark K745 LW. Terakhir sebagai perisai pelindung bagian belakang kapal terdapat satu unit CIWS Phalanx yang dipasang pada bagian atas dari superstruktur bagian belakang kapal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis- Hobbymiliter.com. SMX-31 adalah suatu konsep kapal selam masa depan dari negeri Baguette. Konsep ini adalah unik karena memperkenalkan...

STRIL, Sistem koordinasi & datalink AU Swedia

Sejarah STRIL, Sistem Koordinasi & datalink AU Swedia- Hobbymiliter.com.  Bahwa Swedia terkenal sebagai salah satu negara di semenanjung Skandinavia yang bersifat independen atau dalam...

Bagaimana drone menaklukkan pertahanan udara ?

Bagaimana drone menaklukkan pertahanan udara ?- Hobbymiliter.com. Bidang Pertahanan udara dewasa ini memiliki sebuah pertanyaan,  utamanya setelah perang Suriah, Libya, serangan drone AS di...

Barbel Class, kapal selam diesel terakhir AS

Barbel Class, kapal selam diesel terakhir AS- hobbymiliter.com. Bahwa dewasa ini kita mengenal Angkatan laut AS utamanya dari armada kapal selam nuklirnya. Nama-nama seperti...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua