Thursday, August 13, 2020
Home Berita Militer Dunia Militer Filipina Filipina Resmi Terima Korvet Po Hang Hibah Dari Korsel

Filipina Resmi Terima Korvet Po Hang Hibah Dari Korsel

HobbyMiliter.com – Filipina Resmi Terima Korvet Po Hang Hibah Dari Korsel. Angkatan Laut Filipina dikabarkan telah resmi menerima kapal perang jenis Korvet kelas Po Hang dari Korea Selatan (Korsel). Kapal perang tersebut tiba ke perairan Manila, Filipina pada hari Minggu, 18 Agustus 2019 setelah sebelumnya diserah terima kan dari Korea Selatan selaku pemberi hibah kepada Filipina pada tanggal 5 Agustus 2019 lalu di Pangkalan Angkatan Laut Jinhae, di kota Changwon, Korea Selatan.

Kapal perang dari jenis Korvet anti kapal selam tersebut langsung menjadi kapal perang dengan persenjataan terkuat yang dimiliki oleh Angkatan Laut Filipina, setidaknya gelar ini akan bertahan hingga kapal perang jenis Frigate kelas Jose Rizal datang memperkuat Angkatan Laut Filipina.

BACA JUGA :  Simulasi Dogfight Su-35, Fighter Jet Terbaru Rusia

Kapal perang jenis Korvet kelas Po Hang tersebut sebelumnya berdinas di armada Angkatan Laut Korea Selatan (ROKN) dengan menyandang nama ROKS Chung Ju dengan nomor lambung 762. Dalam layanan dinasnya di jajaran armada Angkatan Laut Filipina, kapal ini diubah namanya menjadi BRP Conrado Yap dengan nomor lambung 39.

Pada tahun 2017, dibuat suatu kesepakatan antara pemerintah Korea Selatan dengan pemerintah Filipina untuk menghibahkan satu unit kapal perang dari kelas Po Hang kepada Angkatan Laut Filipina. Tawaran hibah tersebut diambil oleh pemerintah Filipina dengan pertimbangan bahwa mereka membutuhkan kapal perang yang mampu melaksanakan misi anti kapal selam.

BACA JUGA :  Foto Foto Deployment 3 F-16A Skadron Udara 16 di Lanud Manuhua Biak

Dalam tugasnya sebagai unsur anti kapal selam bagi Angkatan Laut Filipina, BRP Conrado Yap yang memiliki nomor lambung 39 tersebut dapat menembakkan torpedo kaliber 324 milimeter dari 6 tabung peluncur yang terpasang masing-masing sebanyak tiga unit disebelah kanan dan tiga unit disebelah kiri kapal.

Selain mampu menembakkan torpedo, kapal ini juga diperlengkapi sistem senjata berupa bom laut atau depth charges yang dikemas dalam suatu rak khusus dengan kapasitas hingga 12 unit bom laut.

Untuk persenjataan utama, kapal perang ini dilengkapi dengan dua unit meriam kaliber 76 milimeter besutan Oto Melara dan empat unit meriam sekunder kaliber 40 milimeter. Selain sederet sistem senjata tersebut, kapal perang jenis korvet anti kapal selam kelas Po Hang Flight III ini juga diperlengkapi dengan dua unit perahu RHIB atau Rigid Hull Inflatable Boat yang dapat digunakan untuk mendukung misi VBSS atau Visit Board Search and Seizure.

Saat ini, BRP Conrado Yap telah dimasukkan dalam unsur Offshore Combat Force Angkatan Laut Filipina. Kapal perang ini akan melaksanakan patroli anti kapal selam di perairan Filipina, serta Zona Ekonomi Eksklusifnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Ngeteng, Cara Angkatan Udara Singapura Memperbanyak F-16 RSAF

Beli Ngeteng, Cara Singapura Memperbanyak F-16 RSAF - HobbyMiliter.com. Dalam diskusi diskusi di forum forum militer online maupun di grup grup militer di Facebook,...

Begini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia

Begini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia - HobbyMiliter.com - Meski telah jutaan tahun membalut Bumi, belum seluruh bagian atmosfer bisa...

Foto – Foto Dokumentasi Pendudukan Tentara Soviet di Perang Afghanistan Era 80-an

Foto - Foto Dokumentasi Pendudukan Tentara Soviet di Perang Afghanistan Era 80-an - HobbyMiliter.com. Perang Soviet di Afghanistan berlangsung selama lebih dari sembilan tahun....

Foto Foto Langka KRI Irian, Kapal Perang Indonesia Asal Soviet

Foto Foto Langka KRI Irian, Kapal Perang Indonesia Asal Soviet - HobbyMiliter.com. Pada saat persiapan operasi Trikora dalam rangka perebutan Irian Barat (sekarang Provinsi...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua