Sehingga ketika pilot beraksi didalam simulator ini, akan sangat terasa sekali kursi gravitasi simulator penempur F-16 menekan-nekan saat melakukan manuver. Kesan terbang sesungguhnya makin terasa derlgan tambahan gemuruh mirip suara semburan jet buang F-16.

Peran Teknisi

Memelihara sebuah simulator canggih berharga mahal, agar tetap on service, dengan sumber daya manusia terbatas di lain pihak adalah suatu perjuangan tersendiri. Kendala umum jelas menyangkut suku cadang yang berharga mahal. Teknisi harus berpikir kreatif agar simulator tetap berfungsi dan bisa digunakan untuk menyokong program utama Skadron Udara 3 dalam membina keahlian para penerbang tempurnya. Di luar soal suku cadang, para teknisi simulator juga dituntut bisa menyelesaikan sendiri permasalahan menyangkut kerusakan perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Kerusakan perangkat lunak tidak kalah peliknya. Bahkan bisa lebih rumit. Suatu ketika, sebuah sub program dalam komputer simulator berubah ownershipnya sehingga proses eksekusi menjadi kacau. Respon yang diberikan pesawat tidak sesuai dengan maksud penerbang maupun instruktur. Untuk menyelesaikannya, teknisi kemudian memutar semua ilmu yang pernah didapatnya. Membuka-buka buku pemograman khusus. Syukurlah dalam dua jam selesai.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here