Sunday, June 26, 2022
HomeAlutsistaDrone UAVSelayang Pandang Armada Pesawat Tanpa Awak China Di Laut China Selatan

Selayang Pandang Armada Pesawat Tanpa Awak China Di Laut China Selatan

Selayang Pandang Armada Pesawat Tanpa Awak China Di Laut China Selatan – HobbyMiliter.com – Pemerintah Republik Rakyat China bersama Tentara Pembebasan Rakyat China semakin menunjukkan pembangunan kekuatan militer yang intensif di wilayah pulau buatan yang dibangun di wilayah perairan Laut China Selatan.

Meningkatnya pembangunan kekuatan militer di wilayah pulau artifisial tersebut tentu menjadi perhatian dari berbagai negara. Mulai dari negara – negara yang bersengketa dengan China soal klaim batas wilayah perairan mereka, maupun negara – negara adikuasa yang merasa bahwa China ingin “menguasai dan mengendalikan” wilayah perairan tersebut.

Selain membangun pulau buatan yang kemudian digunakan sebagai basis militer berupa pangkalan udara dan pangkalan angkatan laut, Tentara Pembebasan Rakyat China juga mengirimkan pasukan serta peralatan tempur dan sistem senjata. Berbagai jenis pesawat militer, kendaraan tempur, serta kapal perang dikirim untuk memperkuat pangkalan yang sudah dibangun diatas pulau buatan di Laut China Selatan.

BACA JUGA :  Keberangkatan 9 KRI Komando Armada RI Kawasan Barat dalam Latihan Gabungan TNI 2013

Disamping mengirimkan kapal perang, kendaraan tempur, serta pesawat militer, China juga memanfaatkan armada pesawat udara tanpa awak atau yang lazimnya disebut Unmanned Aerial Vehicle (disingkat UAV,red). Kali ini, tim HobbyMiliter akan mencoba menghadirkan kepada anda, para pembaca yang budiman, mengenai selayang pandang armada pesawat tanpa awak yang digunakan oleh militer China di wilayah Laut China Selatan.

harbin 4

Selayang Pandang Armada Pesawat Tanpa Awak China Di Laut China Selatan. Sistem UAV BZK-005 Dalam Sebuah Parade Militer.

Armada Pesawat Tanpa Awak China Di Laut China Selatan

Secara umum China mengoperasikan begitu banyak pesawat tanpa awak atau UAV dari berbagai jenis dan tipe. Mulai dari UAV yang digunakan untuk tujuan pengintaian terhadap posisi kekuatan lawan hingga UAV yang dipersenjatai dengan roket, rudal dan bom yang kemudian disebut sebagai Unmanned Combat Aerial Vehicle atau disingkat UCAV. Secara khusus, kali ini akan kami tampilkan empat jenis sistem pesawat tanpa awak yang digunakan oleh militer China di wilayah perairan Laut China Selatan.

BACA JUGA :  Khawatir Serangan Rusia, Lithuania Bangun Kota Buatan Untuk Berlatih Perang

Militer China di area sekitar Laut China Selatan diperkuat oleh 4 jenis pesawat tanpa awak. Keempat jenis pesawat tanpa awak tersebut yakni S-100, ASN-209, BZK-005, dan GJ-1. Keempat jenis pesawat tanpa awak tersebut dioperasikan di beberapa lokasi diantaranya di wilayah daratan utama atau Mainland China, di pulau buatan yang berada di Laut China Selatan, serta ditempatkan diatas kapal perang milik Angkatan Laut Pembebasan Rakyat China atau PLA Navy (disingkat PLAN,red).

Pada umumnya, penggunaan aset – aset pesawat tanpa awak di jajaran militer China lebih difokuskan kepada misi – misi pengintaian dan surveillance terhadap posisi kekuatan potensial lawan jika sedang terlibat dalam suatu konflik. Sedangkan pada masa damai, aset – aset pesawat tanpa awak ini digunakan sebagai kekuatan utama dalam menjalankan misi patroli terhadap area atau wilayah kedaulatan China.

BACA JUGA :  Su-27 Rusia Mencegat Pengintai Maritim P-8A Poseidon Amerika Di Atas Laut Baltik

Meski demikian, bukan berarti armada pesawat tanpa awak ini semuanya tidak bersenjata. Salah satu dari empat jenis pesawat tanpa awak yang akan kami bahas dalam artikel kali ini merupakan UCAV atau UAV yang dapat dipersenjatai sehingga dapat menjalankan misi tempur.

Selayang Pandang Armada Pesawat Tanpa Awak China Di Laut China Selatan
Selayang Pandang Armada Pesawat Tanpa Awak China Di Laut China Selatan. Sistem UAV S-100 Tampak Lepas Landas Dari Dek Helikopter Milik Kapal Perang Jenis Frigate Kelas Type 054B JIangkai II.
Sumber : JMSDF

Schiebel Camcopter S-100, UAV Taktis Diatas Kapal Perang China

Pada tahun 2010 silam, pihak militer China membeli sebanyak 18 unit sistem pesawat tanpa awak Schiebel Camcopter S-100 dari perusahaan Schiebel yang berbasis di Austria. UAV ini merupakan UAV intai yang bentuk fisiknya menyerupai sebuah helikopter namun berukuran lebih kecil dari helikopter pada umumnya.

Kristian Prasetyo Lobo
Kristian Prasetyo Lobohttps://www.facebook.com/Achtung.sniper
Just an ordinary person who loves diecast and military related-stuffs. Enjoy my writings as you enjoy your daily delicious food. Wanna put some suggestion? Don't hesitate to comment on my posts or you can sending me message on my facebook profile. ^^

7 COMMENTS

    • walau KW hampir semua barang elektronik mereka punya dari modem usb sampai pesawat bahkan satelit, keunggulan mereka tidak dapat dianggap sebelah mata, sedangkan kita belum punya kemampuan yg demikian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments