Monday, November 23, 2020
Home Militer Alutsista SMX-31, kapal selam masa depan Prancis

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis- Hobbymiliter.com. SMX-31 adalah suatu konsep kapal selam masa depan dari negeri Baguette. Konsep ini adalah unik karena memperkenalkan fundamental baru dalam perang bawah air di masa depan.

Dalam artikel ini akan sedikit dibahas mengenai SMX-31 dan fitur-fiturnya.

SMX-31, Memandang masa depan

Bahwa sebelum masa kapal selam masa depan Prancis ini, perkembangan untuk zona pertempuran bawah air ya relatif “dinamis”. Mulai dari pasca perang dunia kedua dimana U-boat Type 21 menjadi trend-setter desain kapal selam di dunia, lalu AGSS Albacore yang mempelopori kembalinya bentuk Tear drop untuk kapal selam.

Pionir lain adalah USS Nautilus dengan propulsi nuklirnya lalu USS Skipjack. Namun untuk kapal selam diesel elektrik kita kenal U-Boat Type-17 dengan mesin Walter yang memungkinkannya beroperasi didalam air tanpa oksigen.

BACA JUGA :  Mengintip Armada Kapal Selam Korea Utara

Prancis sendiri adalah salah satu negara pengembang kapal selam diesel-elektrik yang sudah malang melintang di dunia. Salah satu kapal selam buatan mereka adalah Surcouf yang memiliki meriam terbesar yang pernah dipakai di kapal selam.

 Filosofi dan fitur.

Sebagai konsep kapal selam masa depan, Naval Group merumuskan 3 prinsip utama yaitu “Strong-Stealth-Smart”. dengan berbagai fitur baru seperti pada illustrasi berikut :

Stealthy-strong-Smart
Stealthy-Strong-Smart

Stealthy-Strong-Smart untuk SMX-31

Dari penampilan luar saja kita bisa melihat bahwa kapal selam ini adalah sangat berbeda daripada bentuk kapal selam konvensional yang kita kenal. Umumnya kapal selam dewasa ini bentuknya adalah silinder.

SMX-31 menganut bentuk yang disebut dengan “lifting body” dimana badan kapal selam ini dibentuk menyerupai airfoil atau sayap. Dengan bentuk semacam ini, daya apung kapal selam bukan hanya diatur dengan volume tangki ballastnya melainkan juga dihasilkan secara aktif dari pergerakan kapal selam.

BACA JUGA :  Norinco Akan Tampilkan Tank VT-5 Di Zhuhai Airshow

Bentuk lifting body pada SMX-31 sendiri juga dirumuskan untuk memenuhi kaidah “Stealthy” Dimana ya bentuk tersebut dapat membantu “kesenyapan” kapal selam.

Fitur lain yang menarik adalah tidak adanya struktur conning tower. ketidak adaan conning tower. Fungsi conning tower untuk sensor permukaan, digantikan oleh UAV Buoy.

Fr_SMX-31_schematic
Bagian dalam SMX-31

Sementara pada bagian dalam, terlihat pengaturan yang relatif berbeda dengan kapal selam konvensional.  Bisa dilihat bahwa fitur bagian dalam yang paling menonjol adalah adanya lambung tekan derngan orientasi  vertikal.

SMX31
Bagian luar dan dalam SMX-31

Perbedaan lainnya adalah pada propulsi, dimana SMX-31, tidak menggunakan mesin diesel melainkan Turbin gas. Penggunaan turbin gas ini adalah untuk mempercepat pengisian baterai.  Konsep propulsi sendiri-pun unik dengan 2 buah fan pada sisi kapal.

Stealthy-how1
Propulsi untuk SMX-31

Baterai untuk kapal selam ini sendiri juga posisinya relatif unik karena berada diluar lambung tekan.

BACA JUGA :  Kepala Staf Angkatan Darat Korea Utara Dieksekusi Mati

Pemakaian 2 fan ini adalah untuk memberikan ruang bagi hanggar drone bawah laut dan ruang torpedo/senjata belakang.  Drone bawah air ini selain daripada fungsi pengintaian juga dapat menjadi “senjata” tambahan bagi kapal selam.

Torps and UAV
Ruang torpedo dan hanggar drone bawah air pada SMX-31

VLSSMX-31
VLS untuk SMX-31

Selain menggunakan torpedo konvensional. kapal selam ini juga memiliki peluncur rudal vertikal (VLS) untuk mempertinggi daya gempur kapal selam.  Selain fitur persenjataan dan drone bawah air. Konsep kapal selam Naval Group ini juga dari awal dirancang untuk mengakomodasi Pasukan khusus.

Strong-3 moonpool
Ruang untuk insersi pasukan katak ke bawah air.

Tentu selain pasukan katak, moonpool atau “kolam” air ini bisa dijadikan tempat untuk insersi drone bawah air juga.

Naval group masih terus melakukan pengembangan terhadap konsep ini. Dengan demikian bisa jadi nanti barang yang benar-benar berlayar di laut nantinya akan berbeda dengan yang dipaparkan di artikel singkat ini.

 

 

Dhimas Afihandarin
Dhimas Afihandarinhttp://stealthflanker.deviantart.com
Pecinta militer, terutama yang berkaitan dengan topik Pertempuran elektronika dan desain alutsista.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis- Hobbymiliter.com. SMX-31 adalah suatu konsep kapal selam masa depan dari negeri Baguette. Konsep ini adalah unik karena memperkenalkan...

STRIL, Sistem koordinasi & datalink AU Swedia

Sejarah STRIL, Sistem Koordinasi & datalink AU Swedia- Hobbymiliter.com.  Bahwa Swedia terkenal sebagai salah satu negara di semenanjung Skandinavia yang bersifat independen atau dalam...

Bagaimana drone menaklukkan pertahanan udara ?

Bagaimana drone menaklukkan pertahanan udara ?- Hobbymiliter.com. Bidang Pertahanan udara dewasa ini memiliki sebuah pertanyaan,  utamanya setelah perang Suriah, Libya, serangan drone AS di...

Barbel Class, kapal selam diesel terakhir AS

Barbel Class, kapal selam diesel terakhir AS- hobbymiliter.com. Bahwa dewasa ini kita mengenal Angkatan laut AS utamanya dari armada kapal selam nuklirnya. Nama-nama seperti...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua