Saturday, September 18, 2021
HomePengamat Peringatkan Iran Akan Sering Memprovokasi Angkatan Laut AS

Pengamat Peringatkan Iran Akan Sering Memprovokasi Angkatan Laut AS

HobbyMiliter.com – Pejabat Komando Pusat AS mengatakan bahwa tindakan Iran yang menembakkan roket dengan jarak 1 mil dari lokasi kapal pengangkut Angkatan Laut AS, Harry S. Truman sebagai “atraksi yang tidak professional dan berbahaya.” Pengamat memperingatkan bahwa kejadian provokasi serupa masih akan terus terjadi sepanjang 2016 ini sebagaimana kekuatan garis keras di Iran akan memanfaatkan hubungan negaranya yang semakin memburuk dengan Barat.

Keberanian kekuatan bersenjata paramiliter Iran yang menembakkan roket sebagai provokasi saat kapal USS Harry S. Truman sedang melewati Selat Hormuz kemungkinan besar merupakan ulah dari pemimpin senior, meski pengamat belum tahu pasti apakah tindakan ini diperintahkan oleh Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), atau Angkatan Bersenjata Iran, ataupun pimpinan pemerintahan Iran sendiri.

BACA JUGA :  Rusia Kembangkan Jet Tempur Generasi Keenam dan Ketujuh, Sukhoi T-50 Siap Diproduksi

5-iran-akan-sering-memprovokasi-as
Angkatan Laut Garda Revolusi Iran (IRGC) Yang Berpatroli Di Selat Hormuz. Sumber: PressTV

“Semua kemungkinan bisa terjadi, namun tidak mungkin seseorang akan menembakkan misil atau melakukan hal serupa tanpa sepengetahuan komando senior,” ujar Anthony Cordesman, pakar keamanan di Center for Strategic and International Studies.

Korps Revolusi Iran yang merupakan militer pelindung “kedaulatan Syiah” Iran dilaporkan menembakkan beberapa unit roket tanpa pelacak sekitar 1,3 kilometer jauhnya dari titik perjalanan kapal USS Harry S. Truman, kapal perusak USS Bulkeley, dan kapal pengangkut Prancis, FS Provence. Kyle Raines, juru bicara CENTCOM mengatakan meski lokasinya dekat dengan lalu lintas perdagangan internasional, namun misil tersebut tidak diarahkan ke kapal-kapal yang melintas di jalur tersebut.

BACA JUGA :  Militan Kurdistan Turki Bertanggungjawab Atas Serangan Bom Di Ankara

Roket yang ditembakkan tersebut kemungkinan besar adalah granat berpeluncur roket yang dibuat ulang, ujar Cordesman. Ini karena kebanyakan kapal garda revolusi Iran membawa persenjataan ringan.

Kejadian serupa adalah ciri khas dari karakter garda revolusi Iran, yang mana menguasai operasi di sekitar Teluk Persia. Perlu diketahui, bahwa pihak militer Iran sendiri hanya menguasai wilayah di luar teluk tersebut. Korps Garda Revolusi Iran merupakan kekuatan paramiliter yang sering kali memprovokasi pihak barat. Garda ini pernah menyandera 15 awak kapal dan marinir Inggris pada tahun 2007. Namun, dua minggu kemudian, sandera ini pun dilepas tanpa terluka.

Eileen Aurora
Punya passion yang tinggi di penulisan artikel militer. Berusaha memberikan artikel artikel yang update di situs www.hobbymiliter.com Simak sajian berita militer hari ini dari kami setiap harinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua