Wednesday, May 12, 2021
HomeBerita MiliterBerita Militer IndonesiaSingapura Kerahkan MV Swift Rescue Bantu Cari KRI Nanggala

Singapura Kerahkan MV Swift Rescue Bantu Cari KRI Nanggala

mv-swift-rescue_169

Singapura Kerahkan MV Swift Rescue Bantu Cari KRI Nanggala – hobbymiliter.com .

Pemerintah Australia menyatakan siap mengerahkan personel dan kapal untuk membantu pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 milik TNI Angkatan Laut yang hilang kontak di perairan Bali.

“Kami akan membantu dengan segenap kemampuan. Kami mengoperasikan kapal selam yang berbeda dari tipe ini, tetapi Angkatan Bersenjata Australia akan bekerja sama dengan Indonesia untuk menentukan apa yang bisa kami lakukan,” kata Menteri Luar Negeri Australia, Marise Payne, dalam wawancara kepada stasiun radio ABC, seperti dikutip Reuters, Kamis (22/4).

Angkatan Laut Singapura dilaporkan mengutus kapal penyelamat kapal selam, MV Swift Rescue, dari pangkalan mereka di Changi ke perairan Selat Lombok untuk membantu proses pencarian KRI Nanggala-402, seperti dilansir The Australian.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto membenarkan meminta bantuan Singapura dan Australia untuk mencari posisi KRI Nanggala 402.

Saat berlayar, jumlah personel yang berada di kapal selam buatan Jerman itu sebanyak 53 orang.

BACA JUGA :  Intip TNI Berlatih Sniper

Seharusnya KRI Nanggala-402 dijadwalkan menjadi salah satu elemen yang terlibat pada latihan penembakan rudal di Laut Bali yang direncanakan pada hari ini. Latihan rencananya akan disaksikan oleh Tjahjanto dan Kepala Staf TNI AL Laksamana Yudho Margono.

KRI Nanggala-402 berasal dari Type 209/1300 yang dibuat galangan kapal Howaldtswerke di Kiel, Jerman Barat pada tahun 1979, dan memasuki dinas aktif pada tahun 1981.

Sistem propulsi KRI Nanggala-402 berintikan motor diesel-elektrik Siemens low-speed yang tenaga kerjanya langsung disalurkan ke baling-baling di buritan.

Kekuatan daya dorongnya adalah 5.000 shp (shaft horse power), sedangkan baterai-baterai listriknya dengan bobot sekitar 25 persen bobot bruto kapal menyimpan daya listrik. Empat mesin diesel MTU diesel supercharged yang bertanggung jawab dalam penyediaan daya listrik kapal.

BACA JUGA :  Satuan Elite US Army "Jajal" SS2 Buatan Indonesia

Menurut laporan terkini, terlihat ceceran minyak di perairan yang menjadi titik koordinat penyelaman KRI Nanggala-402.

Dari perkiraan sementara, KRI Nanggala mengalami malafungsi yang mengakibatkan kapal hilang kontak.

KRI Nanggala-402 sempat diperbaiki di Korea Selatan selama dua tahun dan selesai pada 2012.

Kemudian, dalam konferensi pers hari ini, Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Achmad Riad mengatakan sudah ada dua negara yang telah memastikan akan mengirim kapal bantuan yakni Singapura dan Malaysia. Untuk kapal rescue milik Singapura dijadwalkan akan tiba di perairan Bali pada 24 April mendatang.

“Kapal ini (punya Singapura) penyelamat kapal selam yang mengalami kendala di dalam air diperkirakan akan tiba di lokasi pada 24 April,” kata Riad saat menggelar konferensi pers yang disiarkan langsung dari Bali, Kamis (22/4).

Sementara dari Malaysia, kata Riad, adalah kapal Megabakti yang dijadwalkan akan tiba pada 26 April mendatang.

BACA JUGA :  MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO

“Demikian pula kemarin dari Kabasarnas, KNKT, akan membantu pencarian dengan mengerahkan BPPT, Basarnas, P3L dari pusat pengembangan geologi kelautan dengan menggunakan kapal Basarnas dia akan membawa peralatan,” katanya.

Selain itu, KRI Rigel dengan nomor lambung 933 yang juga sempat membantu dalam misi pencarian saat pesawat Sriwijaya Air mengalami kecelakaan juga akan diperbantukan. Kapal itu diprediksi tiba di lokasi Jumat (23/4) besok.

Selain kapal pencari, pihaknya juga telah membentuk mako krisis center yang berlomasi di Mako Armada II Surabaya. Selain itu pihaknya juga akan membangun krisis senter lain di Lanal Banyuwangi.

“Beberapa peralatan pendukung seperti ambulans, juga mobile hiberbolic chamber, mudah-mudaha apabila ditemukan bisa membantu untuk menyelamatkan para krunya,” kata dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua