Friday, May 27, 2022
HomeBlog MiliterBerita MiliterHarimau Medium Tank Kerjasama Indonesia – Turki Mulai Dikirimkan ke Indonesia

Harimau Medium Tank Kerjasama Indonesia – Turki Mulai Dikirimkan ke Indonesia

Hobbymiliter.com – Pada hari Selasa, 15 Maret 2022, telah dilakukan acara serah terima simbolis tank medium Harimau antara pihak FNSS Turki dengan pihak militer Indonesia. Acara serah terima simbolis resmi ini dilakukan di ibu kota Turki, Ankara. Turut hadir dalam acara tersebut yakni Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakasad) Mayjen Agus Subianto selaku perwakilan dari pihak militer Indonesia. Pihak FNSS Turki sendiri diwakili oleh CEO FNSS Nail Kurt, Program Manager Medium Weight Battle Tank FNSS Turki Baris Aslan. Acara tersebut juga dihadiri beberapa pejabat terkait lainnya baik dari FNSS Turki maupun pihak Indonesia. Disamping serangkaian delegasi FNSS dan Indonesia, juga hadir delegasi dari lembaga riset dan pengembangan industri pertahanan Turki (SSB). Dalam kesempatan ini, Wakasad dan perwakilan penting dari FNSS Turki menyampaikan sambutan masing-masing dan harapan nya terhadap proyek pengembangan tank medium Harimau guna memperkuat TNI Angkatan Darat.

BACA JUGA :  Boeing Serahkan Unit Pesawat Tanker KC-46A Ke-19 Untuk USAF

Pada acara serah terima resmi tersebut, diserahkan batch pertama dari total 18 unit tank medium Harimau yang dipesan oleh TNI AD. Sebanyak 8 unit badan tank tanpa kubah meriam (turret) tampak dipajang di lokasi serah terima tank medium hasil kerjasama antara FNSS Turki dan PT Pindad Indonesia tersebut. Perwakilan dari kedua negara yang hadir dalam acara serah terima tersebut juga sempat melakukan sesi foto bersama didepan jajaran badan tank tanpa kubah meriam tersebut. Dibelakang deretan kendaraan tempur tersebut, tampak sebuah spanduk besar bertuliskan “Harimau” yang menjadi latar belakang sesi foto bersama dari seluruh perwakilan yang hadir pada acara tersebut.

BACA JUGA :  Video Kapal Teluk Bintuni Angkut Tank

Setelah melakukan produksi badan tank medium Harimau, selanjutnya badan kendaraan tempur tersebut akan dikirim ke Indonesia untuk selanjutnya dirakit diberi sistem kesenjataan berupa kubah meriam (turret) dan meriam utama yang akan dilakukan di fasilitas perakitan ranpur PT Pindad.

Dalam kesempatan tersebut presiden Lembaga riset dan pengembangan industri pertahanan Turki (SSB), Ismail Demir, menyinggung soal rencana pengembangan kubah meriam (turret) bersama antara Turki dan Indonesia. Ia menyebut, pemerintah Turki siap memberi dukungan penuh untuk transfer teknologi pengembangan turret kepada Indonesia.

BACA JUGA :  Vympel R-73 Alias AA-11 Archer, Rudal Udara ke Udara Sukhoi TNI AU

“Saya rasa kedua negara menginginkan dan mendukung adanya pembuatan turret secara lokal. Dan dari pihak kami, karena kami memiliki tank tempur utama Altay yang saat ini tengah dikembangkan juga oleh kami, kami memiliki semua teknologi yang dibutuhkan untuk pengembangan turret. Begitu anda(Indonesia,red) memutuskan untuk mengarah kesana (pengembangan turret mandiri,red) anda akan mendapatkan dukungan penuh dari kami. Saya rasa, hari ini kita (Turki dan Indonesia,red) dapat membuat deklarasi bahwa kita akan membuat secara lokal, turret tank Harimau, yang dapat diproduksi secara penuh di Indonesia, dengan hak kekayaan intelektual menjadi milik kedua negara sepenuhnya tanpa ada campur tangan dari negara atau pihak ketiga.” Ucap Demir dalam sambutannya.

Kristian Prasetyo Lobohttps://www.facebook.com/Achtung.sniper
Just an ordinary person who loves diecast and military related-stuffs. Enjoy my writings as you enjoy your daily delicious food. Wanna put some suggestion? Don't hesitate to comment on my posts or you can sending me message on my facebook profile. ^^

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

21-kasus-penembakan-di-munich-10-tewas

Kasus Penembakan di Munich, 10 Tewas, 20 Luka

0
Hobbymiliter.com - Pihak kepolisian kota Munich, Jerman, mengumumkan satu orang tersangka kasus terror penembakan yang terjadi di sebuah pusat perbelanjaan. Akibat serangan tersebut, 10...

Recent Comments