Saturday, June 25, 2022
HomeBlog MiliterBerita MiliterJet Tempur J-16 China Cegat Pesawat P-8 Poseidon Australia Di Laut China...

Jet Tempur J-16 China Cegat Pesawat P-8 Poseidon Australia Di Laut China Selatan

Hobbymiliter.com – Jet Tempur J-16 China Cegat Pesawat P-8 Poseidon Australia Di Laut China Selatan. Pemerintah Australia pada hari Minggu, tanggal 5 Juli 2022 waktu setempat, membuat pernyataan terkait aksi “manuver berbahaya” yang dilakukan oleh pesawat jet tempur J-16 milik Angkatan Udara Pembebasan Rakyat China (People’s Liberation Army Air Force, disingkat PLAAF,Red) terhadap pesawat patroli maritim P-8 Poseidon milik Angkatan Udara Australia (Royal Australian Air Force, disingkat RAAF,Red). Kejadian yang terjadi diatas wilayah perairan Laut China Selatan ini sejatinya telah berlangsung pada tanggal 26 Mei 2022 lalu. Pemerintah Australia menyebut bahwa jet tempur milik Angkatan Udara Pembebasan Rakyat China tersebut telah mencegat dan melakukan “manuver yang membahayakan keselamatan pesawat P-8 Poseidon dan kru” yang sedang menjalankan misi patroli maritim di ruang udara internasional diatas perairan Laut China Selatan.

BACA JUGA :  Bantu Ukraina, Denmark Akan Kirim Rudal Harpoon

Menurut pernyataan pemerintah Australia, melalui Menteri Pertahanan Richard Marles, kepada kanal berita televisi ABC, dalam kejadian yang melibatkan pesawat dari AU Australia dan AU China tersebut, pesawat jet tempur milik AU China terbang terlalu dekat didepan pesawat patroli maritim P-8 Poseidon. Manuver ini dianggap membahayakan keselamatan kru dan juga pesawat milik AU Australia tersebut. Menhan Australia juga menyebut bahwa jet tempur J-16 China tersebut juga “melepaskan sekumpulan chaff” yang berisi potongan-potongan kecil logam aluminium yang bahkan masuk kedalam mesin pesawat patroli maritim milik AU Australia tersebut.

BACA JUGA :  TNI AL Rencanakan Lepas Meriam Utama KRI Slamet Riyadi 352 Untuk Dijadikan Simulator

Sebelumnya pada bulan yang sama, Australia juga menyebutkan bahwa mereka berhasil melacak sebuah kapal intelijen China yang berlayar di 50 mil laut dari sebuah fasilitas pertahanan sensitif milik Australia yang biasa digunakan untuk menampung kapal – kapal selam milik Australia, Amerika Serikat, dan sekutu – sekutu mereka. Pihak Australia menyebut serangkaian gerakan atau manuver dari unsur – unsur alutsista milik China disekitar teritori mereka dan didekat unsur alutsista militer Australia ini sebagai upaya yang berbahaya, dan ceroboh. Sementara itu, telah diketahui oleh publik internasional bahwa militer China juga dapat dikatakan semakin sering melakukan “show off” di sekitar wilayah Indo-Pasifik.

Kristian Prasetyo Lobo
Kristian Prasetyo Lobohttps://www.facebook.com/Achtung.sniper
Just an ordinary person who loves diecast and military related-stuffs. Enjoy my writings as you enjoy your daily delicious food. Wanna put some suggestion? Don't hesitate to comment on my posts or you can sending me message on my facebook profile. ^^

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

PT DI Jajaki Kemungkinan Pesanan NC212i Tambahan Untuk AU Filipina

PT DI Jajaki Kemungkinan Pesanan NC212i Tambahan Untuk AU Filipina

0
PT DI Jajaki Kemungkinan Pesanan NC212i Tambahan Untuk AU Filipina - HobbyMiliter.com - Perusahaan industri pertahanan strategis dalam negeri Indonesia, PT. Dirgantara Indonesia atau...

Recent Comments