Iran Tuduh Arab Saudi Bom Kedutaannya Di Yaman

0
454
8-iran-tuduh-arab-saudi-bom-kedutaannya

HobbyMiliter.com – Iran mengatakan pihaknya akan melakukan protes ke Dewan Keamanan PBB setelah mengklaim bahwa pesawat tempur Saudi sengaja membom kedutaan besarnya di Yaman, sebagai bagian dari provokasi Arab Saudi yang mengakibatkan situasi Timur Tengah yang semakin tegang pasca dihukum matinya ulama Syiah, Nimr al-Nimr, oleh Arab Saudi.

Koalisi Arab yang yang dipimpin Saudi sampai saat ini masih berperang melawan pemberontak Syiah di Yaman yang diklaim didukung oleh Iran. Pasukan koalisi tersebut membantah tuduhan Iran dengan mengatakan tidak ada operasi yang dilakukan di dekat lokasi tersebut.

BACA JUGA :  Ikuti Latihan Antar Kecabangan, Main Battle Tank Leopard 2 RI Berangkat Ke Natuna

Iran juga mengumumkan larangan impor dari Arab Saudi. Hal ini terjadi beberapa hari yang lalu setelah Arab Saudi memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran sebagai bentuk tanggapan atas serangan pembakaran kedutaan Saudi di Teheran. Aksi pembakaran ini dilakukan oleh para demonstran yang marah atas eksekusi Nimr.

Teheran mengatakan beberapa staf kedutaan mereka di ibukota Yaman, Sana’a, telah terluka akibat serangan udara berkepanjangan yang digencarkan oleh koalisi pimpinan Saudi.

“Tindakan disengaja ini adalah pelanggaran atas konvensi internasional yang melindungi misi diplomatik,” kata juru bicara kementerian luar negeri Teheran, Hossein Jaber Ansari, demikian dikutip oleh televisi pemerintah Iran.

BACA JUGA :  MARINIR AMERIKA SENANG BISA BERLATIH DENGAN MARINIR INDONESIA
8-iran-tuduh-arab-saudi-bom-kedutaannya
Kedutaan Besar Iran di Sana’a, Yaman. Sumber: Yahoo News

“Pemerintah Saudi bertanggung jawab atas kerusakan yang disebabkan dan bertanggung jawab atas situasi anggota staf (kedutaan) yang terluka,” ujar Ansari menambahkan, tanpa menyebutkan kapan aksi serangan ini berlangsung seberapa serius cedera yang diderita korban.

“Iran berhak untuk mengejar kepentingannya dalam hal ini,” katanya.

Kemudian, Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amir Abdollahian mengatakan bahwa “saat serangan udara Arab Saudi dilancarkan terhadap Sanaa, ada roket yang jatuh di dekat kedutaan kami dan sayangnya salah satu penjaga kami terluka parah”.

BACA JUGA :  AU Australia Lengkapi Jet Tempur Super Hornet Dengan IRST

“Kami akan menginformasikan Dewan Keamanan PBB mengenai rincian serangan ini dalam beberapa jam ke depan,” katanya.

Namun koalisi Arab pimpinan Arab Saudi mengklaim tuduhan Iran adalah palsu adanya.

Pihak koalisi menambahkan: “Tidak ada operasi yang dilakukan sekitar kedutaan (Iran) atau dekat dengan lokasi tersebut.. Bangunan kedutaan (Iran) masih aman dan tidak rusak.”

Iran juga mengumumkan bahwa larangan bagi warganya untuk melaksanakan ibadah umrah di kota suci Mekkah akan diperpanjang sampai batas waktu yang belum ditentukan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here