Saturday, September 18, 2021
HomeTiongkok Akan Luncurkan 20 Misi Luar Angkasa Tahun Ini

Tiongkok Akan Luncurkan 20 Misi Luar Angkasa Tahun Ini

Hobbymiliter.com – Tiongkok akan luncurkan lebih dari 20 misi ruang angkasa pada tahun ini, termasuk satu diantaranya misi berawak dan dua penerbangan perdana roket baru, demikian menurut kontraktor teknologi ruang angkasa utama di Beijing.

China Aerospace Science and Technology Corp menyatakan rencananya untuk meluncurkan laboratorium luar angkasa Tiangong 2 dan pesawat ruang angkasa berawak Shenzhou XI. Mereka juga akan menguji terbang roket Long March 5 dan Long March 7.

Tiongkok juga akan meluncurkan dua satelit hasil pengembangan dalam negeri, yakni Sistem Navigasi Satelit Beidou dan Sistem Observasi Bumi Beresolusi Tinggi yang diberi nama Gaofen 3.

BACA JUGA :  Kurdistan Suriah Kecam Oposisi Karena Pakai Senjata Kimia Terlarang

22-tiongkok-akan-luncurkan-20-misi-luar-angkasa
Peluncuran LM-3C yang membawa satelit Beidou pada November 2010. Sumber: Gizmag

Perusahaan tersebut dalam sebuah pernyataan di situsnya mengatakan, “Tahun ini kami akan melakukan lebih dari 20 kali peluncuran ruang angkasa, dimana angka ini merupakan misi dengan jumlah terbanyak dalam kurun satu tahun.”

Perusahaan menambahkan bahwa mereka juga akan meluncurkan satelit komunikasi untuk negara Belarusia, sebagai tanda bahwa Tiongkok berhasil mengekspor satelit komunikasi ke Eropa pertama kalinya.

Tiongkok dijadwalkan akan meluncurkan laboratorium ruang angkasa Tiangong 2 pada semester pertama tahun ini, untuk menguji adanya kehidupan di luar angkasa. Di dalam laboratorium ini juga akan dibangun teknologi untuk stasiun ruang angkasa masa depan negeri tirai bambu tersebut.

BACA JUGA :  India Beli Helikopter Kamov Ka226T

Kemudian, pesawat ruang angkasa Shenzhou XI akan diluncurkan dengan bantuan roket Long March 2F untuk mengirim astronot ke laboratorium ruang angkasa dan menancapkan pesawatnya disana.

Beijing berencana untuk meluncurkan modul inti stasiun ruang angkasa mereka pada 2018 mendatang untuk menguji teknologi terkait dan meneliti isu-isu yang berhubungan dengan masalah teknis. Menurut sumber pemerintah, stasiun tersebut akan beroperasi penuh sekitar tahun 2022 mendatang.

Sementara itu, perusahaan China Academy of Launch Vehicle Technology sedang melaksanakan tes akhir untuk roket Long March 5, yang merupakan jenis roket terberat, paling menantang, dan paling mutakhir dari koleksi roket buatan Tiongkok.

BACA JUGA :  Rusia: Latihan Gabungan Dengan Pakistan Bukan Untuk Mengancam India

Untuk mengakomodasi misi ruang angkasa yang semakin sering dilakukan, akademi tersebut telah meningkatkan kapasitas produksi tahunan mereka dari maksimal delapan roket menjadi 20 unit. Badan tersebut juga mengurangi durasi yang dibutuhkan untuk mengembangkan setiap roket baru secara besar-besaran.

Eileen Aurora
Punya passion yang tinggi di penulisan artikel militer. Berusaha memberikan artikel artikel yang update di situs www.hobbymiliter.com Simak sajian berita militer hari ini dari kami setiap harinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua