Friday, February 3, 2023
HomeBlog MiliterRusia Ujicobakan Sistem Tabir Asap Revolusioner Pada Tank Armata

Rusia Ujicobakan Sistem Tabir Asap Revolusioner Pada Tank Armata

Hobbymiliter.com – Sebuah sistem optik elektronik unik kini sedang diujicobakan di Rusia. Sistem ini akan memberi perlindungan maksimal bagi tank dan alutsista lapis baja ketika bertarung melawan rudal musuh dengan akurasi tinggi. Sistem tersebut, akan dilindungi dengan elemen tabir asap yang “tidak bisa ditembus” oleh musuh.

Koran Izvestia menyebut sistem yang dikembangkan oleh asosiasi peneliti Electromashina tersebut kini sudah dipasang pada tank-tank Armata milik angkatan bersenjata Rusia. Selain pada tank, tabir asap tersebut juga dipasang pada kendaraan lapis baja Kurganets and Bumerang.

BACA JUGA :  Radar TRS Ground Master 400 Radar Pertahanan 3D

Secara teknis, sistem tersebut akan mendeteksi pancaran laser atau pergerakan rudal musuh. Kemudian, granat asap khusus akan diledakkan sehingga menutupi lokasi kendaraan yang bersangkutan dari pandangan sensor inframerah dan mata manusia.

“Sistem tersebut kini menjalani ujicoba di lapangan. Kami berharap proyek ini dapat selesai sebelum tahun baru,” ujar perwakilan dari Kementerian Pertahanan Rusia kepada kotan Izvestia. Sumber tersebut juga mengatakan sistem tabir asap tersebut akan menjalani ujicoba peledakan di lapangan pada tahun mendatang.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

Su-27 Angkatan Udara Ethiopia. Pesawat Su-27 vs MiG-29

Dogfight Su-27 vs MiG-29 Dalam Perang Sungguhan

8
Dogfight Sukhoi Su-27 vs MiG-29 Dalam Perang Sungguhan - HobbyMiliter.com. Penggalan kisah ini terjadi di tanggal 25 Februari 1999. Pagi itu 2 buah Sukhoi...

Recent Comments