Tentu Singapura ingin menjadikan Singapore Airshow tidak kalah dengan Asian Aerospace dan juga pameran serupa yang kini marak di kawasan Asia. Mulai dari LIMA yang diselenggarakan Malaysia di Langkawi, hingga pameran lain di Korea, China, dan juga di Uni Emirat Arab. Bahkan sejarah pun mencatat, bahwa Asian Aerospace Hongkong pun akhirnya hanya diadakan 1 kali saja, pada tahun 2007, karena sepi peminat. Sedangkan Singapore Airshow makin besar dan berkibar hingga sekarang.

Indonesia sendiri dulu juga pernah dua kali menyelenggarakan pameran kedirgantaraan besar, yakni tahun 1986 dan 1996. Sayang, bahwa kita belum ditakdirkan beruntung di bidang ini. Industri kedirgantaraan yang dulu sempat melambung ikut terpuruk bersama krisis ekonomi yang diikuti dengan krisis-krisis lainnya.

BACA JUGA :  Su-34 Fullback Fighter Bomber Rusia, Penembus Pertahanan Musuh

Padahal dulu industri di Bandung ingin dibanggakan sebagai “Everett of the East” atau “Everett dari Timur”, mengikuti sukses yang dicapai pabrik Boeing yang dulu berpusat di Everett di negara bagian Washington.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here