Friday, May 24, 2024
HomeAlutsistaKapal PerangLittoral Mission Vessel, Kapal Perang Singapura

Littoral Mission Vessel, Kapal Perang Singapura

HobbyMiliter.com – Mengenal Littoral Mission Vessel, Kapal Perang Misi Littoral Buatan Singapura. Berbicara tentang khazanah kapal perang di jajaran angkatan bersenjata matra laut di ASEAN, tentu kita tahu bahwa berbagai negara di wilayah Asia Tenggara menggunakan berbagai jenis dan tipe kapal perang khususnya kapal perang permukaan utama.

Mungkin anda sebagai antusias militer telah mengenal beberapa nama-nama kelas kapal perang permukaan utama yang tersohor di ASEAN. Sebut saja jenis kapal perang Frigate kelas Formidable yang bertugas di AL Singapura, kapal perang jenis Frigate kelas Gepard yang bertugas di AL Vietnam, atau kapal perang jenis Frigate kelas Naresuan yang bertugas di Thailand.

Nah, kali ini, HobbyMiliter akan mengulas tentang kapal perang permukaan utama yang didesain untuk tugas atau misi – misi yang terbilang khusus. Memiliki dimensi atau ukuran fisik yang mendekati ukuran fisik kapal perang jenis Korvet namun kapal ini tidak digolongkan sebagai sebuah Korvet. Uniknya, meski tidak digolongkan kedalam jenis Korvet, kapal ini memiliki sistem persenjataan dan sensor yang dapat dibawa oleh sebuah Korvet pada umumnya. Pembaca yang budiman, inilah kisah tentang Littoral Mission Vessel, kapal perang misi littoral buatan Singapura.

Mengenal Littoral Mission Vessel, Kapal Perang Misi Littoral Buatan Singapura
Mengenal Littoral Mission Vessel, Kapal Perang Misi Littoral Buatan Singapura. Peletakan Lunas RSS Independence, Kapal Pertama Dari Kapal Perang Jenis LMV Untuk AL Singapura.
Sumber : naval technology

Sejarah Singkat LMV

Untuk menelusuri asal usul dibuatnya kapal perang jenis Littoral Mission Vessel, kita perlu sedikit beranjak ke masa lalu, tepatnya pada tahun 2013 dimana pemerintah Singapura mulai mencari kapal yang cocok untuk menggantikan tugas kapal patroli kelas Fearless.

Pemerintah Singapura akhirnya memutuskan untuk membangun kapal pengganti kapal patroli kelas Fearless tersebut di dalam negeri dan memilih perusahaan industri strategis dalam negeri Singapura, ST Engineering sebagai perusahaan yang akan men-desain dan membangun sebanyak 8 unit kapal perang jenis Littoral Mission Vessel tersebut.

BACA JUGA :  Pemasangan Internet Nirkabel di Makosatgas Pamtas Yonif Linud 503 Mayangkara

Untuk urusan desain kapal, ST Engineering melalui unit usaha galangan kapal dan bisnis maritime nya, ST Marine, menggandeng SAAB Kockums AB, perusahaan industri pertahanan strategis asal Swedia. Pengerjaan desain, pembangunan kapal hingga proses uji kelayakan kapal jenis Littoral Mission Vessel ini sepenuhnya diawasi oleh lembaga Defence Science and Technology Agency (DSTA) selaku perwakilan pemerintah Singapura sekaligus system integrator bagi perangkat sistem senjata dan sensor yang terpasang pada kapal perang misi littoral tersebut.

Sejatinya, desain kapal perang misi littoral buatan dalam negeri Singapura ini mengambil basis dari desain kapal perang jenis multi-mission patrol vessel besutan SAAB Kockums yang oleh mereka dinamai FLEX-Patrol. ST Marine kemudian ditunjuk oleh ST Engineering selaku induk perusahaan untuk menjadi lead system integrator sekaligus menjadi galangan kapal utama yang akan membangun sebanyak 8 unit kapal perang khusus misi littoral ini.

Mengenal Littoral Mission Vessel, Kapal Perang Misi Littoral Buatan Singapura
Mengenal Littoral Mission Vessel, Kapal Perang Misi Littoral Buatan Singapura. Peletakan Lunas RSS Fearless,Kapal Ke Delapan Sekaligus Kapal Terakhir Di Kelas Independence LMV Untuk AL Singapura.
Sumber : defense-studies

Pemerintah Singapura memperkirakan kapal pertama dari jenis ini akan mulai dikirimkan ke Angkatan Laut Singapura pada tahun 2016, dan sebanyak 7 kapal lainnya akan dikirim secara bertahap hingga mencapai jumlah 8 unit yang diharapkan beroperasi penuh pada tahun 2020. Peletakan lunas untuk unit kapal pertama dari jenis Littoral Mission Vessel ini dilaksanakan pada 11 September 2014 di area galangan kapal Benoi Yard milik ST Marine.

BACA JUGA :  Turki Kirim Angkatan Udaranya Untuk Bantu Lawan ISIS di Mosul

Kapal pertama dari jenis LMV ini, RSS Independence dengan nomor lambung 15, yang juga merupakan Lead Ship dari kelas Independence ini mulai berdinas aktif di jajaran armada Angkatan Laut Singapura pada 5 Mei 2017. Sementara 3 unit kapal terakhir yang dipesan oleh pemerintah Singapura untuk jenis LMV ini diresmikan masuk dalam jajaran armada Angkatan Laut Singapura secara serentak pada tanggal 31 Januari 2020.

Mengenal Littoral Mission Vessel, Kapal Perang Misi Littoral Buatan Singapura
Mengenal Littoral Mission Vessel, Kapal Perang Misi Littoral Buatan Singapura. Tampak Samping Kapal Littoral Mission Vessel Dari Gambar Visualisasi Komputer.
Sumber : Mindef Singapore

LMV, Berinovasi Untuk Menyelesaikan Masalah

Sebuah keunikan dari kapal perang jenis LMV ini yang membuat penulis mengangkat kisahnya kehadapan anda adalah fakta bahwa kapal perang jenis LMV ini benar-benar didesain untuk memenuhi kebutuhan AL Singapura ditengah berbagai kendala atau masalah yang menghadang. Yang spesial adalah, kapal perang jenis LMV ini didesain dengan memperhatikan dua faktor utama yang sebenarnya juga merupakan kendala yang terjadi di tubuh Angkatan Laut Singapura.

Pertama, LMV diharuskan untuk dapat diawaki oleh sedikit pengawak. Kriteria ini didasarkan pada fakta lapangan terjadinya penurunan tingkat kelahiran bayi di Singapura. Penurunan tingkat kelahiran bayi dapat menyebabkan turun nya jumlah tenaga yang dapat dialokasikan untuk mempertahankan Singapura baik secara Wajib Militer (Wamil) maupun komponen militer resmi yakni tentara Singapura. AL Singapura harus menghadapi kenyataan bahwa mereka kekurangan personel pengawak bagi Alutsista yang mereka miliki. Dengan kata lain, kapal-kapal LMV harus dapat dioperasikan dalam kondisi kekurangan awak tersebut.

BACA JUGA :  Rusia Gandeng PT Dirgantara Indonesia Dalam Produksi Komponen Sukhoi

Desain LMV rupanya dapat memenuhi permintaan tersebut. Dengan ukuran yang cukup “besar”, LMV dapat dioperasikan dengan hanya mengandalkan total 23 orang personel pengawak saja pada konfigurasi dasar, dan 30 orang personel pengawak pada berbagai konfigurasi misi. LMV dapat diawaki oleh sedikit personel karena hampir seluruh komponen sistem persenjataan dan sensor yang terpasang telah diotomatisasi sehingga meminimalkan kebutuhan pengoperasian oleh pengawak secara fisik.

Mengenal Littoral Mission Vessel, Kapal Perang Misi Littoral Buatan Singapura
Mengenal Littoral Mission Vessel, Kapal Perang Misi Littoral Buatan Singapura. Ruang Anjungan RSS Independence – 15, Anjungn Merupakan Bagian Dari Integrated Command Centre Pada Kapal Perang Jenis Littoral Mission Vessel.
Sumber : navy recognition

Kapal perang jenis LMV juga didesain memiliki modul pusat komando yang terintegrasi. Teritegrasi disini maksudnya adalah elemen-elemen utama dari pusat komando kapal (Integrated Command Centre) yakni mulai dari Anjungan, Ruang Pusat Informasi Tempur atau PIT, serta Ruang Kendali dan Monitoring Mesin Penggerak Kapal terkondisikan dalam satu modul yang sama.

Ini memudahkan pengendalian atas tiga hal utama dalam sebuah kapal perang yakni pengendalian atas sistem kemudi, pengendalian atas mesin penggerak kapal, serta pengendalian jalannya pertempuran dan pengoperasian sistem sensor dan senjata yang terpasang pada kapal perang tersebut.

Kristian Prasetyo Lobo
Kristian Prasetyo Lobohttps://www.facebook.com/Achtung.sniper
Just an ordinary person who loves diecast and military related-stuffs. Enjoy my writings as you enjoy your daily delicious food. Wanna put some suggestion? Don't hesitate to comment on my posts or you can sending me message on my facebook profile. ^^

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

Indonesia Sudah Teken Kontrak Pembelian Dua Fregat Iver Huitfeldt Denmark?

Indonesia Jadi Beli Dua Fregat Iver Huitfeldt Denmark?

1
Indonesia Jadi Beli Dua Fregat Iver Huitfeldt Denmark? - HobbyMiliter.com - Pemerintah Indonesia tampaknya terus maju dengan rencana pengadaan dua fregat besar untuk Angkatan...

Recent Comments