Sunday, August 9, 2020
Home Blog Militer Panser Amfibi BTR-4M Pesanan Korps Marinir TNI AL Tiba Di Indonesia

Panser Amfibi BTR-4M Pesanan Korps Marinir TNI AL Tiba Di Indonesia

Sore tadi, kapal barang MV. Texel yang membawa Panser Intai Amfibi BTR4M Bucephalus pesanan Korps Marinir TNI AL tiba di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Panser Intai Amfibi BTR4 ini tiba setelah kurang lebih satu bulan menempuh perjalanan via jalur laut. Adapun jumlah unit yang tiba di Indonesia hari ini yakni sebanyak 5 unit, dengan 2 unit diantaranya dilengkapi persenjataan berupa turret RCWS (Remote Controlled Weapon System) dengan meriam kaliber 30 milimeter, senapan mesin kaliber 7,62 milimeter, pelontar granat kaliber 30 milimeter AGS-17, serta 2 tabung peluncur rudal anti tank atau biasa disebut Anti-Tank Guided Missile (ATGM) Baryer.

 

BACA JUGA :  AS Setujui Penjualan Jet F-15QA Untuk Qatar

Adapun panser intai amfibi BTR4M ini merupakan kendaraan tempur produksi Ukraina. Ukraina, yang merupakan negara pecahan Uni Soviet, tentu mengadopsi konsep desain fisik kendaraan tempur ini dari keluarga kendaraan tempur BTR70/80 yang dibuat dan digunakan oleh Rusia. Namun jangan salah, kendaraan tempur BTR4M ini dibuat dengan mengacu pada standar kualitas alutsista blok Barat.

 

Adapun BTR4M pesanan Indonesia ditenagai dengan mesin Deutz BF6M 1015 CP buatan Jerman. Daya yang dapat dihasilkan mesin ini yakni 490 horse power (HP) atau setara dengan 490 tenaga kuda. Ranpur ini dapat dipacu hingga kecepatan 100 kilometer per jam pada jalan aspal dan 70 kilometer per jam pada medan offroad.

 

BACA JUGA :  [VIDEO 360] US Navy Luncurkan Rudal SM-6 Standard Lintas Misi

Selain BTR4M yang baru datang hari ini, Korps Marinir TNI AL telah cukup lama mengoperasikan kendaraan tempur dengan suspensi roda 8×8. Kendaraan tempur tersebut yakni BTR80A yang dibeli dari Rusia, yang saat ini dikirim untuk mendukung misi pasukan penjaga perdamaian Kontingen Garuda dibawah bendera PBB.

3 COMMENTS

  1. setau gw kormar sedang memikirkan kembali pengadaan BTR-4 karena ada permasalahan pada saat tes amphibi, bila dengan kecepatan penuh BTR-4 cenderung nyungsep ke air

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Ngeteng, Cara Angkatan Udara Singapura Memperbanyak F-16 RSAF

Beli Ngeteng, Cara Singapura Memperbanyak F-16 RSAF - HobbyMiliter.com. Dalam diskusi diskusi di forum forum militer online maupun di grup grup militer di Facebook,...

Begini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia

Begini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia - HobbyMiliter.com - Meski telah jutaan tahun membalut Bumi, belum seluruh bagian atmosfer bisa...

Foto – Foto Dokumentasi Pendudukan Tentara Soviet di Perang Afghanistan Era 80-an

Foto - Foto Dokumentasi Pendudukan Tentara Soviet di Perang Afghanistan Era 80-an - HobbyMiliter.com. Perang Soviet di Afghanistan berlangsung selama lebih dari sembilan tahun....

Foto Foto Langka KRI Irian, Kapal Perang Indonesia Asal Soviet

Foto Foto Langka KRI Irian, Kapal Perang Indonesia Asal Soviet - HobbyMiliter.com. Pada saat persiapan operasi Trikora dalam rangka perebutan Irian Barat (sekarang Provinsi...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua