HobbyMiliter.com – Perusahaan pembuat pesawat militer China, Chengdu Aircraft Corporation direncanakan akan menampilkan UAV Bomber pada acara eksibisi Airshow China 2016 atau yang azim disebut Zhuhai Airshow 2016. UAV tersebut akan dinamai Wing Loong II.
UAV Wing Loong II merupakan UAV yang dapat melakukan peran sebagai bomber tanpa awak. Ia dapat membawa 16 unit munisi yang dapat dikombinasikan. Munisi tersebut mulai dari Bom Berpandu Laser, Rudal Udara ke Udara jarak pendek, Hingga Rudal Udara ke Daratan. Dengan banyaknya jenis munisi yang dapat dibawa, menjadikan drone ini mampu untuk menghadapi target yang berada di udara maupun di daratan.
UAV bomber ini memiliki berat lepas landas maksimal seberat 4.200 kilogram atau 4,2 ton. Daya angkut yang dimiliki drone ini terbilang cukup besar di kisaran 480 kilogram. Ia dapat mencapai kecepatan maksimal 370 kilometer per jam. Untuk urusan jangkauan operasional, ia dapat menjangkau jarak operasional sejauh 200 kilometer dan mencapai ketinggian operasional maksimal 9.000 meter
Jika kita melihat sekilas, bentuk UAV bomber Wing Loong II cukup mirip dengan UCAV MQ-9 Reaper yang diproduksi oleh perusahaan General Atomics dan digunakan secara masif oleh Angkatan Udara Amerika Serikat.
Ente Hebat ,posting TGl 27 tapi Bisa nebak tepat wujud wing loong ll, Padahal banyak web NGawur NGasih gambar campur aduk Antara ch4 ch5 wing loong l Dan wing loong ll.
Satu lagi daya angkut 480 kg itu limited untuk ekspor, kalau untuk dalam negri bisa 1 ton, ikut aturan MTRC,. sama juga dengan predator kalau buat negara bukan sahabat, kapasitasnya turun sesuai MTRC.
Web ngawur yang bagaimana ya?
Missile Technology Control Regime (MTCR) kah yang dimaksud?