Friday, June 24, 2022
HomeAngkatan Udara Myanmar Membeli Jet Tempur JF-17 Thunder

Angkatan Udara Myanmar Membeli Jet Tempur JF-17 Thunder

HobbyMiliter.com – Pejabat tinggi Angkatan Udara Myanmar mengkonfirmasikan pembelian jet tempur JF-17 Thunder telah disetujui oleh pemerintahan Myanmar. Pesanan ini merupakan bagian dari kesepakatan yang ditandatangani tiga negara yakni China, Pakistan, dan Myanmar.

Sebelumnya, diberitakan bahwa Angkatan Udara Myanmar berencana untuk membeli sebanyak 16 unit pesawat jet tempur multi-peran JF-17 Thunder. Pesawat ini dapat diposisikan sebagai unit pengganti pesawat jet tempur MiG-29, J-7M, atau Q-5 milik Angkatan Udara Myanmar.

Joint Fighter-17 atau JF-17 Thunder, yang oleh China dinamai FC-1 Xiaolong, merupakan pesawat jet tempur multi-peran yang dikembangkan oleh perusahaan Chengdu Aircraft Corporation (CAC) dari China. Pesawat ini kemudian diproduksi bersama oleh China dan Pakistan.

BACA JUGA :  Ukraina Kembangkan IFV VARAN-30

Pesawat tempur JF-17 Thunder atau FC-1 ini dipersenjatai dengan meriam internal dua laras GSh-23 kaliber 23 milimeter atau meriam internal dua laras GSh-30 kaliber 30 milimeter. Untuk daya angkut munisi external, ada 7 hardpoints dengan 4 unit diantaranya diletakkan dibawah sayap (2 unit masing – masing sayap), 1 unit dibawah fuselage, dan 2 unit pada bagian pinggir sayap (1 unit masing – masing sayap). Pesawat tempur ini dapat membawa beban muatan hingga 3.700 kilogram.

Kristian Prasetyo Lobo
Kristian Prasetyo Lobohttps://www.facebook.com/Achtung.sniper
Just an ordinary person who loves diecast and military related-stuffs. Enjoy my writings as you enjoy your daily delicious food. Wanna put some suggestion? Don't hesitate to comment on my posts or you can sending me message on my facebook profile. ^^

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

Penandatanganan penyerahan kota Solo dan Pacitan dari Belanda ke pasukan Republik di Stadion Solo 12 November 1949. Belanda diwakili oleh Kolonel van Ohl dan Republik Indonesia diwakili oleh Letnan Kolonel Slamet Rijadi. Tampak Mayor Jendral Mollinger dibelakang keduanya. Letkol Slamet Rijadi sebelumnya memimpin Serangan Umum Surakarta melawan pasukan Kol. van Ohl, 7-10 Agustus 1949.

Kisah Slamet Riyadi, Pahlawan Nasional dari Solo

0
HobbyMiliter.com - Slamet Riyadi, Pahlawan Nasional dari Solo. Dalam kegiatan Operasi Senopati untuk menumpas pemberontakan Republik Maluku Selatan (RMS) tahun 1950, Letnan Kolonel Slamet...

Recent Comments