Thursday, April 8, 2021
Home Profil Satuan Brimob, Unit Paramiliter POLRI

Profil Satuan Brimob, Unit Paramiliter POLRI

Korps Brigade Mobil atau sering disingkat Korps Brimob lahir, tumbuh dan berkembang di tengah kancah perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Satuan paramiliter kepolisian ini beberapa kali mengalami perombakan tata organisasi dan sebaran kekuatan. Dewasa ini Brimob terdiri dari dua satuan berkualifikasi pelopor dan satu satuan lawan teror.

Korps Brigade Mobil merupakan ‘turunan’ satuan paramiliter kepolisian Gewepende Politie (Polisi Bersenjata) bentukan rezim kolonial Hindia Belanda (1912). Peran institusi penegak hukum ini lalu dialihkan kepada Veld Politie (Polisi Lapangan) sebagai penjaga ketertiban dan keamanan di tengah masyarakat (sesuai hukum kolonial) dan mencegah terjadinya aksi insurjensi di setiap wilayah koloni. Awal Maret 1942 Veld Politie dibubarkan rezim militer Jepang ketika Jepang masuk ke Indonesia. Sebagai gantinya pada bulan April 1944 dibentuk satuan paramiliter kepolisian Tokubetsu Keisatsu Tai (Polisi Istimewa) sebagai pendamping Keisatsu Tai (Polisi Umum).

BACA JUGA :  Perancis Tampilkan Model Desain Frgate Multi-peran FTI Di Euronaval 2016

Mayoritas anggota Tokubetsu Keisatsu Tai adalah warga pribumi eks anggota Veld Politie. Kebijakan ini ditempuh rezim militer Jepang guna mengambil hati warga pribumi serta menghemat tenaga dan waktu rezim militer Jepang karena tidak perlu mendidik tenaga anggota kepolisian yang baru.

Namun belakangan karena kebutuhan akan aparat penegak hukum di tengah masyarakat kian meningkat maka rezim militer Jepang merekrut lebih banyak pemuda jadi anggota polisi. Khusus Tokubetsu Keisatsu Tai, mereka juga digembleng ilmu kemiliteran agar kapan saja siap dikerahkan jadi pasukan cadangan mendukung balatentara Jepang menghadapi serbuan pasukan Sekutu.

BACA JUGA :  Update Pengerjaan Kapal Perusak Kawal Rudal Unit Kedua, Penggenangan Dok Menjelang Launching

Sebaran kekuatan Tokubetsu Keisatsu Tai selaras dengan jumlah keresidenan semasa Hindia Belanda. Pada tiap keresidenan kendali operasi satuan ini ada di tangan kepala polisi daerah. Jumlah anggota per unit di tingkat keresidenan 60 – 150 orang tergantung luas wilayah tanggung jawabnya. Satuan ini dipimpin seorang Itto Keibu (setara Inspektur Satu).

Khusus untuk wilayah penting semisal Jakarta, Bandung dan sekitarnya ataupun Surabaya, jumlah anggota Tokubetsu Keisatsu Tai bisa sampai 200 orang. Perlengkapan operasi Tokubetsu Keisatsu Tai mencakup hampir semua aset Veld Polite plus beberapa kendaraan beroda dua serta kendaraan berlapis baja ringan hibah rezim militer Jepang.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Rudal Tomahawk Generasi Kelima, Apa Istimewanya?

HobbyMiliter.com - Pada tanggal 30 November 2020, Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy,red) dikabarkan telah berhasil melaksanakan ujicoba peluncuran rudal jelajah Tomahawk varian terbaru...

Purwarupa MPF Medium Tank AS Masuki Tahap Ujicoba Pasukan

HobbyMiliter.com – Purwarupa kendaraan tempur medium tank MPF atau Mobile Protected Firepower dari dua pabrikan kendaraan tempur yang sedang bersaing untuk memenangkan kontrak pengadaan...

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis- Hobbymiliter.com. SMX-31 adalah suatu konsep kapal selam masa depan dari negeri Baguette. Konsep ini adalah unik karena memperkenalkan...

STRIL, Sistem koordinasi & datalink AU Swedia

Sejarah STRIL, Sistem Koordinasi & datalink AU Swedia- Hobbymiliter.com.  Bahwa Swedia terkenal sebagai salah satu negara di semenanjung Skandinavia yang bersifat independen atau dalam...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua