Sunday, September 19, 2021
HomeProfil Satuan Brimob, Unit Paramiliter POLRI

Profil Satuan Brimob, Unit Paramiliter POLRI

KORPS BRIMOB MEMPEROLEH KUALIFIKASI RANGER

Pendidikan Penembak Runduk Satuan Brimob Polri
Pendidikan Penembak Runduk Satuan Brimob Polri. Sumber: Instagram

Pada tahun 1955 pimpinan DKN ingin membentuk satuan kombatan khusus di dalam Mobrig yang berkualifikasi ranger. Tujuannya agar Mobrig punya kemampuan lawan insurjensi yang handal guna mengatasi berbagai aksi pemberontakan yang kerap merongrong kewibawaan pemerintah Rl. Dari 15 anggota Mobrig peserta seleksi pra pendidikan ranger, empat di antaranya terpilih menimba ilmu di pusat pendidikan satuan Scout Ranger Regiment Filipina di Fort Bonafacio, Manila. Tempat ini dipilih karena saat itu di Asia Tenggara hanya Filipina yang punya unit lawan insurjensi terbaik dan kebetulan juga hanya negera itu yang mau mendidik para personil kepolisian dari negara di sekitarnya untuk jadi ranger.

BACA JUGA :  TNI-Polri Gelar Simulasi Penangkapan Teroris Jelang KTT OKI

Hingga akhir tahun 1958 para petinggi DKN belum bisa mengadopsi sepenuhnya konsep ranger untuk diterapkan di Mobrig karena masih sibuk menghadapi pemberontakan PRRI-Permesta. Baru pada bulan Januari 1959 konsep ranger mendapat perhatian serius. Para petinggi DKN secara bertahap memperbaiki dan mengembangkan konsep ranger. Pada pertengahan tahun 1959 delapan personil Mobrig dikirim ikut pendidikan ranger tambahan di bawah arahan Grup Pasukan Khusus Kesatu AD AS selama delapan minggu di Okinawa, Jepang. Kesempatan kursus ini diberikan demi memperbaiki citra AS yang jeblok di mata Rl gara-gara ketahuan mendukung aksi makar PRRI-Permesta.

BACA JUGA :  36 Butir Butir P4 (Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila)

Kian hari cakupan wewenang dan luas wilayah penugasan Mobrig kian bertambah. Mobrig butuh anggota lebih banyak. Sebagai solusi, Polri lalu merekrut anggota baru Mobrig. Bertambahnya jumlah anggota Mobrig membuat tata organisasi dan sebaran kekuatan Mobrig kembali berubah Lewat Surat Keputusan Departemen Kepolisian Negara No. Pol : 13/MB/1959 tingkat kekuatan unit kewilayahan Mobrig dimekarkan dari kompi jadi batalyon (25/4/59). Nama jabatan para pimpinannyajuga diganti dari Koordinator Mobrig DKN dan Koordinator Mobrig Daerah jadi Komandemen Mobrig Pusat (Komobpu) dan Komandemen Mobrig Daerah (Komobda).

Pertengahan tahun 1959 para anggota Mobrig yang baru saja tamat kursus ranger di Filipina langsung dijajal kemampuannya dalam meladeni gerilyawan DI/TII di Tasikmalaya, Jawa Barat. Semakin banyaknya anggota Mobrig berkualifikasi ranger mendorong dibentuknya Kompi Ranger Mobrig 5994 (14/9/59). Antara April hingga Juni 1960 Mobrig mengirimkan para anggotanya mengikuti kursus instruktur ranger di Okinawa.

BACA JUGA :  Rudal Romah, Misil GPS Otomatis Terakurat Milik Israel

Bermodalkan para instruktur lulusan Okinawa Mobrig lantas mengadakan kursus ranger-nya sendiri berdurasi tiga setengah bulan di Pusat Pendidikan (Pusdik) Mobrig Sidoarjo, Jawa Timur. Saat jumlah anggota Mobrig berkualifikasi ranger mencapai 300-an orang maka dibentuk Bataljon Ranger Mobrig 1232. Pasukan berkekuatan tiga kompi ini ditempatkan di Markas Komando (Mako) Mobrig Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua