Wednesday, May 18, 2022
HomeMiliterAlutsistaArsip Foto Foto Latihan Gabungan TNI/ABRI 1969 di Cirebon

Arsip Foto Foto Latihan Gabungan TNI/ABRI 1969 di Cirebon

Arsip Foto Foto Latihan Gabungan TNI/ABRI 1969 di Cirebon – HobbyMiliter.com. Tahun 1969 adalah masa masa awal kekuasaan rezim orde baru yang dipimpin oleh Jenderal Soeharto di Indonesia. Di tahun ini, ABRI (Angkatan Bersenjata Republik Indonesia – sebutan gabungan TNI dan Polri) mengadakan latihan gabungan besar-besaran di area Cirebon. Latihan gabungan ini dinamakan Gala Yudha ABRI 1969.

Latihan di TNI/ABRI biasanya dilakukan berjenjang. Mulai dari latihan rutin individu, kemudian di level unit mulai dari regu, peleton, kompi dan batalyon. Kemudian juga ada latihan lintas unit dalam satu matra, seperti misalnya latihan tahunan rutin Angkasa Yudha TNI AU. Baru kemudian dilakukan latihan gabungan antar matra sebagai latihan pamungkas untuk menguji kesiapan, doktrin dan alutsista TNI/ABRI.

BACA JUGA :  Korps Marinir TNI AL Terima MLRS Type 90B Buatan NORINCO China

Dokumentasi arsip foto Latihan Gala Yudha ABRI 1969 ini menarik, karena kita bisa melihat kesiapan TNI/ABRI dan alutsista yang digunakan pada waktu itu. Lebih menarik lagi, kita masih bisa melihat beberapa alutsista yang digunakan di tahun 1969 ini masih tetap digunakan di tahun 2018 ini, nyaris 50 tahun kemudian.

Kita juga bisa melihat beberapa alutsista yang kehadirannya cukup mengejutkan kita. Misalnya adanya ATGM asal Perancis yang dilakukan pengadaannya sekitar tahun 1962-1964. Tahun tahun yang dimana kita tahu selama ini dikatakan bahwa Indonesia di embargo negara barat.

Menurut SIPRI pun pembeliannya cukup banyak, 500 unit. Jumlah yang cukup banyak mengingat periode tersebut yang memiliki tank mungkin hanya Indonesia, Thailand dan Vietnam. Singapura baru membeli AMX-13 bekas dari Israel di awal tahun 70-an.

BACA JUGA :  [VIDEO] Iran Pamerkan Rudal Balistik Zolfaghar Berjarak Tempuh 700 Km
Foto latihan gabungan TNI 1969: Mortir berat 120mm
Foto latihan gabungan TNI 1969: Mortir berat 120mm

Tampak pada foto ini, personel sedang mempersiapkan mortir. Mortir di gambar ini tampaknya adalah mortir berat buatan Soviet PM-43 kaliber 120mm. Mortir ini merupakan senjata kelompok, tugasnya untuk memberikan bantuan tembakan ke perkubuan musuh.

Foto latihan gabungan TNI 1969: Mortir berat 120mm
Foto latihan gabungan TNI 1969: Mortir berat 120mm

Pasukan yang mengawaki mortir berat buatan Soviet PM-43 kaliber 120mm sedang menggelar stelling di sepanjang tepi saluran irigasi. Biasanya 1 mortir ini diawaki oleh 6 orang personel. Jarak jangkaunya maksimumnya sekitar 5-6 kilometer. Jika sudah terlatih, awak senjata bisa menembakkan 4-6 mortir per menitnya.

Foto latihan gabungan TNI 1969: RM-51 130mm MLRS
Foto latihan gabungan TNI 1969: RM-51 130mm MLRS

Foto buram ini menampilkan aksi MLRS TNI AD jaman itu dalam latihan gabungan ini. TNI AD mengoperasikan peluncur roket RM-51 kaliber 130mm buatanĀ Czechoslovakia. Walaupun kalibernya 130 mm, lebih besar dari RHan misalnya yang hanya 120mm, tapi karena panjangnya tak seberapa, maksimum jarak jangkaunya pun pendek. Hanya 8 kilometer.

BACA JUGA :  TNI AL Indonesia dan Singapura Semakin Akrab
Foto latihan gabungan TNI 1969: Towed RM-51 130mm MLRS
Foto latihan gabungan TNI 1969: Towed RM-51 130mm MLRS

Foto berikut ini tampaknya juga RM-51 versi towed. Roket yang digunakan sepertinya sama dengan yang digunakan oleh RM-51, hanya saja menggunakan peluncur tarik dan dengan konfigurasi 8 roket dalam 2 stak. Per staknya 4 roket.

Foto latihan gabungan TNI 1969: RM-51 130mm MLRS
Foto latihan gabungan TNI 1969: RM-51 130mm MLRS

RM-51 MLRS menggunakan platform truk ZIL 6×6 sebagai platform gerak sendirinya. Tampak di foto ini, para personel TNI melakukan reload rocket. 1 Peluncur biasanya diawaki oleh 6 orang personel.

RM-51 TNI AD di tahun 2012.
RM-51 TNI AD di tahun 2012.

Bandingkan dengan foto 2012 ini. RM-51 TNI yang dibeli tahun 1960-an ini ternyata masih bisa melakukan penembakan di Baturaja 2012. Propelan pada roket roketnya belum expired.

Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

5 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

A-37 Dragonfly, Pesawat Perang Vietnam Spesialis COIN

A-37 Dragonfly, Pesawat Perang Vietnam Spesialis COIN

6
A-37 Dragonfly, Pesawat Perang Vietnam Spesialis COIN - HobbyMiliter.com.Ā Tampilan fisik luar pesawat jaman perang Vietnam ini nyaris tidak berubah selama 40 tahun masa hidupnya....

Recent Comments