Friday, July 3, 2020
Home Kekuatan Udara USMC, Sayap Marinir Amerika Serikat

Kekuatan Udara USMC, Sayap Marinir Amerika Serikat

Dengan AH-1Z Viper, USMC melakukan CAS hingga di dataran tinggi Afghanistan
Dengan AH-1Z Viper, USMC melakukan CAS hingga di dataran tinggi Afghanistan

Sebelum Perang Korea pecah (1950), para penerbang USMC telah menguasai penggunaan helikopter dalam perang. Marinir pula yang pertama membawa helikopter ke pertempuran dalam skala besar. Korps ini mampu menunjukkan betapa heli bisa digunakan untuk fungsi observasi hingga evakuasi. Selain itu Marinir juga yang pertama menerbangkan jet Grumman F-9F Panther dari geladak kapal induk.

Kepiawaian penguasaan doktrin mobil udara dengan penggunaan helikopter untuk vertical assault kembali dipertunjukkan dalam Perang Vietnam. Selain itu fungsi close air support (CAS) juga ditunjukkan dengan menggunakan A-4 Skyhawk, F-4 Phantom dan A-6 Intruder. Penerbang USMC adalah prajurit infantri yang bertempur diudara.

BACA JUGA :  AH-1Z Viper, Heli Serang Andalan Marinir AS

Saat Perang Teluk berkecamuk, Marinir tampil dengan AV-8B Harrier II yang dapat disusupkan melalui airstrip-airstrip sederhana. Kiprahnya sebagai kesatuan tempur mendapat acungan jempol banyak kalangan.

Kini, Penerbangan Marinir AS juga melengkapi diri dengan konsep Marine Expeditionary Unit (MEU). Dimana, sebuah task-size terdiri dari pasukan amfibi, skadron komposit helikopter dan pesawat Harrier. Ditambah elemen tempur darat (ground combat element), menjadikannya sebagai sebuah first-response force yang sangat efektif.

Puncak dari perjalanan Penerbangan Korp Marinir, mungkin dapat diteropong dari dimilikinya berbagai persenjataan tempur mutakhir termasuk aneka jenis pesawat modern. Saat ini Korp Marinir AS setidaknya memiliki 100 unit skadron udara dengan 1.200 pesawat. Belum lagi mereka sedang menunggu kehadiran F-35B STOVL yang akan menggantikan AV-8 Harrier II yang menua. Korps Marinir Amerika terus diperlengkapi untuk menghadapi kontijensi diseluruh dunia.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Sejarah Insiden Bawean: Aksi Koboi F/A-18 US Navy di Atas Laut Jawa

Sejarah Insiden Bawean: Aksi Koboi F/A-18 US Navy di Atas Laut Jawa - HobbyMiliter.com. Aksi koboi udara Amerika Serikat pernah terjadi tanggal 3 Juli 2003...

Modifikasi Heli Serang Bell AH-1J, Langkah Iran Merevitalisasi Kekuatan Militer

Modifikasi Heli Serang Bell AH-1J, Langkah Iran Merevitalisasi Kekuatan Militer - HobbyMiliter.com. Seiring meningkatnya ketegangan, menyusul mundurnya Amerika Serikat dari kesepakatan damai yang ditandatangani era...

Mengenal Kawasaki P1 Pesawat Patroli Maritim Baru dari Jepang

Mengenal Kawasaki P1 Pesawat Patroli Maritim Baru dari Jepang - HobbyMiliter.com. Jepang sadar betul posisi dan kondisi geografisnya sebagai negeri kepulauan. Terlebih dalam hubungan dengan...

Foto Foto Kuburan Pesawat Tempur Rusia di Lebyazhye

Menengok Kuburan Pesawat Tempur Rusia di Lebyazhye - HobbyMiliter.com -  Lebyazhye Air Force Base dulunya adalah pangkalan udara militer milik Angkatan Udara Rusia. Pangkalan...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua