Friday, July 3, 2020
Home Blog Militer Inilah Sistem Pemandu Rudal Yang Sering Digunakan Arhanud TNI

Inilah Sistem Pemandu Rudal Yang Sering Digunakan Arhanud TNI

HobbyMiliter.com – Inilah Sistem Pemandu Rudal Yang Sering Digunakan Arhanud TNI. Karena memiliki tujuan untuk memburu dan menghantam pesawat tempur, maka sudah sewajarnya apabila rudal hanud (pertahanan udara) memiliki kemampuan untuk meluncur dengan kecepatan supersonic. Bo Almqvist, seorang Vice President dari Strategic Business Project Dynamics Saab India, dalam pemaparannya di Aero India tahun 2017 menjelaskan, bahwa pada dasarnya ada dua jenis sistem pemandu (guidance) yang sering diterapkan pada rudal hanud. Jenis pertama yaitu menggunakan radar atau Infra Red homing missiles, lalu jenis yang Kedua yaitu menggunakan Command to Line of Sight Systems. Rudal yang menggunakan sistem pemandu radar atau IR Infra Red homing missiles, sering dijumpai pada rudal hanud jarak dekat serta mayoritas dari rudal MANPADS (Man Portable Air Defence System). Sensor pemandu biasanya ditempatkan di bagian depan rudal. Rudal dengan sistem ini pun telah banyak digunakan oleh TNI, seperti salah satunya rudal QW-3 produksi China Aerospace Science and Industry Corporation (CASIC), rudal Mistral produksi MBDA, serta rudal Chiron buatan LIG Nex1 yang melengkapi Denhanud Paskhas TNI AU.

BACA JUGA :  TINGKATKAN KERJASAMA, MARINIR INDONESIA – AMERIKA GELAR LATIHAN BERSAMA PLATOON EXCHANGE

sistem pemandu rudal 3

Lalu jenis yang kedua yaitu menggunakan sistem pandu Command to Line of Sight Systems, biasanya sensor ditempatkan di bagian belakang rudal. Rudal jenis kedua ini juga banyak dimiliki oleh TNI, salah satunya Arhanud TNI AD yang menggunakan rudal VSHORAD (Very Short Air Defence System) RBS-70 MK2 buatan Saab, rudal ini tak menggunakan  fire and forget, tapi bergerak dengan cara dipandu (diarahkan) menggunakan teknologi laser agar mengenai target yang diiunginkan. Lalu rudah hanud BAMSE (Bofors Advanced Missile System Evaluation) yang pernah ditawarkan ke Indonesia, juga menggunakan system pandu Fire Control Radar (FCR) Automatic Command to Line Of Sight (ACLOS). Perbedaannya adalah kalau RBS-70 menggunakan VSHORAD dengan jarak jangkau maksimum 8 km, sedangkan BAMSE mampu mengejar target sampai jarak 25 km.

BACA JUGA :  Filipina Resmi Terima Korvet Po Hang Hibah Dari Korsel

sistem pemandu rudal 2

Lalu bagimana dengan rudal-rudal lain yang tak kalah canggih? Contohnya S-300, Sky Dragon 50, dan NASAMS? Apabila dilihat dari cara kerjanya, maka kemungkinan besar menggunakan sistem pemandu jenis pertama. Bo Almqvist juga menyebutkan kalau Command to Line of Sight Systems dianggap tahan terhadap jamming jika dibandingkan dengan jenis pertama, jenis kedua juga memiliki kemampuan self destruction, serta memiliki presisi yang lebih tinggi.

sistem pemandu rudal 4

Perbedaan paling mendasar dari kedua system adalah sistem pandu radar atau Infra Red homing missiles, menggunakan main intelligent system yang terdapat pada rudal. Sedangkan pada sistem pandu Command to Line of Sight Systems, menggunakan main intelligent system yang berada di ground system atau pengendali di darat. Kedua system memiliki kelebihan tersendiri, maka tak sudah sewajarnya Arhanud TNI AD menggunakan kedua sistem pemandu dalam arsenal rudal hanud.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Sejarah Insiden Bawean: Aksi Koboi F/A-18 US Navy di Atas Laut Jawa

Sejarah Insiden Bawean: Aksi Koboi F/A-18 US Navy di Atas Laut Jawa - HobbyMiliter.com. Aksi koboi udara Amerika Serikat pernah terjadi tanggal 3 Juli 2003...

Modifikasi Heli Serang Bell AH-1J, Langkah Iran Merevitalisasi Kekuatan Militer

Modifikasi Heli Serang Bell AH-1J, Langkah Iran Merevitalisasi Kekuatan Militer - HobbyMiliter.com. Seiring meningkatnya ketegangan, menyusul mundurnya Amerika Serikat dari kesepakatan damai yang ditandatangani era...

Mengenal Kawasaki P1 Pesawat Patroli Maritim Baru dari Jepang

Mengenal Kawasaki P1 Pesawat Patroli Maritim Baru dari Jepang - HobbyMiliter.com. Jepang sadar betul posisi dan kondisi geografisnya sebagai negeri kepulauan. Terlebih dalam hubungan dengan...

Foto Foto Kuburan Pesawat Tempur Rusia di Lebyazhye

Menengok Kuburan Pesawat Tempur Rusia di Lebyazhye - HobbyMiliter.com -  Lebyazhye Air Force Base dulunya adalah pangkalan udara militer milik Angkatan Udara Rusia. Pangkalan...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua