Friday, December 3, 2021
HomeBlog MiliterPeran UH-60M Black Hawk Dalam Kavaleri Udara TNI AD

Peran UH-60M Black Hawk Dalam Kavaleri Udara TNI AD

HobbyMiliter.com – Peran UH-60M Black Hawk Dalam Kavaleri Udara TNI AD. TNI AD dikabarkan akan memesan helikopter angkut tingkat sedang UH (Utility Helicopter)-60 Black Hawk sejak 2012 lalu, pada akhirnya sosok helicopter ini terlihat jelas. Helikopter Black Hawk produksi Sikorsky Aircraft (Lockheed Martin Company) memang terdiri dari banyak varian, tapi yang akan didatangkan adalah varian UH-60M Black Hawk.

UH-60M 2

Pabrikannya mengklaim UH-60M sebagai “Multi Mission Performer” dan pastinya ini merupakan varian terbaru dan paling mutakhir diantara keluarga Black Hawk. Sikorsky Aircraft mulai produksi UH-60M di tahun 2006, US Army juga mengandalkan UH-60M menggantikan UH-60A yang telah cukup tua. Apa saja pembaharuan dari UH-60M? Pabrikan Sikorsky mengklaim helikopter twin engine ini sudah mengusung airframe terbaru, advanced digital avionics serta sistem propulsi paling powerful. Dengan kelebihan-kelebihan itu, UH-60M lebih efektif untuk mendukung misi angkut taktis, combat SAR, penyerangan udara, medical evacuation, command and control, aerial sustainment, bahkan fire fighting.

Sebagai helikopter penempur garis depan, UH-60M dilengkapi dengan perlindungan balistik di tail rotor blades-nya. Dirancang monolithic, UH-60M juga berkemampuan untuk handling dan kontrolnya lebih baik dibandingkan varian-varian sebelumnya, ditambah lagi dengan fitur active vibration control. UH-60M memiliki kabin 3,8 meter x 2,3 meter, dengan tinggi hingga 1,3 meter. Volume total dari kabin dan bagasi masing-masing adalah 11.2m³ dan 0.5m³

BACA JUGA :  Serah Terima Alutsista Baru Marinir

UH-60M 3

Kokpit juga difasilitasi dengan teknologi glass cockpit berdasarkan fly by wire Common Avionics Architecture System (CAAS). Dashboard kokpit juga memiliki empat unit mission display produksi Rockwell Collins yang mampu mendeteksi situational awareness. Sistem GPS diperankan oleh Honeywell yang memiliki dual GPS inertial (EGI) navigation system. Lalu electronic flight management systems yang diusung dari Marconi.

UH-60M digerakkan oleh dua mesin General Electric T700-GE-701D, jika disbanding varian sebelumnya, pada UH-60M memiliki plat cover mesin yang dilengkapi dengan perlindungan balistik untuk menangkal hantaman proyektil. Setiap mesin mampu bertenaga hingga 2.974 kW, dan 1.447 kW pada saat darurat. Helikopter ini mampu melesat dengan kecepatan hingga 511 km/jam, dengan kecepatan jelajah 280 km/jam.

BACA JUGA :  Mortir: Pendukung Infanteri Bermobilitas Tinggi

UH-60M 4

Standartnya Black Hawk mampu mengangkut hingga 11 personel. Tapi pada UH-60M mampu mengusung senjata jenis rudal anti tank AGM-114R Hellfire serta roket Hydra 70. Senjata utama dari UH-60 berupa dua laras Gatling M134 Minigun berkaliber 7,62mm yang dipasang pada jendela belakang kokpit.

Kan tetapi melihat belum adanya kontrak pengadaan, maka belum bisa diketahui secara pasti berapa unit UH-60 yang akan dipesan oleh TNI AD. Apabila TNI AD memang cocok dengan UH-60M, maka Indonesia akan jadi negara kedua pengguna UH-60M di wilayah Asia Tenggara, setelah Thailand. Untuk masalah harga, di situs fi-aeroweb.com menginformasikan bahwa di tahun 2015 harga satu unitnya mencapai US$16,96 juta, harga ini tidak termasuk dengan persenjataannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua