Friday, August 7, 2020
Home Ketika Perang Nuklir Nyaris Terjadi Antara Militer Soviet VS China

Ketika Perang Nuklir Nyaris Terjadi Antara Militer Soviet VS China

HobbyMiliter.com – Ketika Perang Nuklir Nyaris Terjadi Antara Militer Soviet VS China. Walaupun sama sama negara penganut komunis, ternyata Soviet dan China pernah terlibat perang dan nyaris tereskalasi menjadi perang nuklir.

Awalnya, pada tahun 1900 Kekaisaran Rusia menandatangani Perjanjian Beijing (Treaty of Beijing) yang isinya antara lain Kekaisaran China (karena pemberontakan boxer, akan dibahas di lain waktu) menyerahkan daerah Outer Manchuria dan beberapa wilayah China lainnya ke dalam penguasaan Rusia. Ketika Rusia menjadi Soviet komunis dan Kekaisaran China runtuh dan komunis berkuasa setelah mengusir kaum nasionalis ke Taiwan, kedua negara menjadi dua negara komunis terbesar di Dunia. Namun, walau sama sama negara komunis, persoalan sengketa wilayah hasil perjanjian 1900 itu tetap menjadi api dalam sekam bagi hubungan kedua negaranya. Namun, karena China masih membutuhkan bantuan teknologi Soviet dalam pembangunan negaranya, dan Soviet masih membutuhkan China sebagai konsumen loyalnya, hal itu berhasil diredam selama beberapa tahun.

BACA JUGA :  Sejarah Peristiwa Merah Putih Di Manado 1946

Namun pada tahun 1956 semua berubah. Di bulan Februari 1956 Nikita Khrushchev dalam pidatonya di kongres Partai Komunis ke 20 menyerang reputasi Stalin dengan mengatakan bahwa almarhum Stalin adalah seorang yang intoleran, brutal dan melakukan abuse of power selama menjadi orang nomer satu di Soviet, dan kemudian menuntut perubahan dan mengeliminasi semua pengaruh Stalin, Beria dan Molotov di pemerintahan.

Pemimpin China waktu itu, Mao Zedong, yang menganggap dirinya merupakan sahabat Stalin, terkejut dengan pernyataan ini. Dia merasa bahwa pernyataan Khrushchev juga menyerang dirinya, karena apa yang dilakukan Stalin sebelas dua belas dengan apa yang dilakukannya untuk melanggengkan kekuasaan.

BACA JUGA :  Mengenal Missile Technology Control Regime, Lembaga Proliferasi Senjata Pemusnah Masal (Bagian 2)

Kemudian hari, di tahun 1958, Pemerintahan Soviet di bawah Nikita Khrushchev ingin memasang sistem komunikasi radio jarak jauh di wilayah China untuk armada laut dan kapal selamnya yang beroperasi di Pasifik. Untuk itu dia meminta persetujuan Mao.

Mao Zedong, walaupun curiga, namun memberikan persetujuan dengan prasyarat bahwa Soviet akan memberikan China senjata nuklir sebagai barternya. Khrushchev tentu saja menolak keras, walaupun sebenarnya ilmuwan China pada waktu itu dengan satu dan berbagai cara sudah berhasil mendapatkan blueprint bom atom dari Soviet. Penolakan ini membuat Mao Zedong berang, karena sebagai sesama negara komunis, Soviet dianggap tidak mengerti konsep mutualisme, apalagi ketika menghadapi musuh yang sama, negara negara kapitalisme.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Ngeteng, Cara Angkatan Udara Singapura Memperbanyak F-16 RSAF

Beli Ngeteng, Cara Singapura Memperbanyak F-16 RSAF - HobbyMiliter.com. Dalam diskusi diskusi di forum forum militer online maupun di grup grup militer di Facebook,...

Begini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia

Begini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia - HobbyMiliter.com - Meski telah jutaan tahun membalut Bumi, belum seluruh bagian atmosfer bisa...

Foto – Foto Dokumentasi Pendudukan Tentara Soviet di Perang Afghanistan Era 80-an

Foto - Foto Dokumentasi Pendudukan Tentara Soviet di Perang Afghanistan Era 80-an - HobbyMiliter.com. Perang Soviet di Afghanistan berlangsung selama lebih dari sembilan tahun....

Foto Foto Langka KRI Irian, Kapal Perang Indonesia Asal Soviet

Foto Foto Langka KRI Irian, Kapal Perang Indonesia Asal Soviet - HobbyMiliter.com. Pada saat persiapan operasi Trikora dalam rangka perebutan Irian Barat (sekarang Provinsi...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua