Thursday, February 2, 2023
HomeMiliterKisah MiliterKisah Perang Teluk : Pilot Inggris Jadi Tawanan Irak

Kisah Perang Teluk : Pilot Inggris Jadi Tawanan Irak

Fungsi : Serang darat dan recon.
Mesin : Dua mesin turbofan Turbo-Union RB199 masing-masing dengan daya dorong 15.900 pon dengan afterburner.
Persenjataan : Berat maksimum senjata operasi yang sanggup dibawanya adalah seberat 10.300 pon dengan komposisi delapan bom 1.000 pon (dalam serangan dengan laser-guided bomb, pesawat menggotong dua atau tiga 1.000 pon LGB), dua kanon 27 mm buatan Mauser; dua AIM-9L Sidewinder infra-red homing missile untuk pertahanandiri.
Performance : Maksimum kecepatan dengan persenjataan lengkap terbang rendah adalab 680 mil per jam dan tanpa senjata lebih dari 1.450 mil/jam (Mach 2,2).
Maximum gross take-off weight : 60.000pon.
Ukuran : Bentang sayap penuh 45 kaki 7 inci; dengan sayapsayung penuh 28 kaki 2 inci; panjang badan 54 kaki 9,5 inci; luas sayap 323 kaki persegi.
Produksi pertama Tornado GR.1 : Juni 1979.

BACA JUGA :  Peninggalan Zaman Neolitikum

Data Spesifikasi Eksekutor SA-3 Goa

SA-3 Goa Irak
SA-3 Goa Irak
Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

TNI AL Rencanakan Lepas Meriam Utama KRI Slamet Riyadi 352 Untuk Dijadikan Simulator

TNI AL Rencanakan Lepas Meriam Utama KRI Slamet Riyadi 352 Untuk...

2
TNI AL Rencanakan Lepas Meriam Utama KRI Slamet Riyadi 352 Untuk Dijadikan Simulator - HobbyMiliter.com - Tentara Nasional Indonesia - Angkatan Laut dikabarkan hendak...

Recent Comments