Roket Hydra 70, Salah Satu Andalan AH-64E Apache Guardian

0
1558
roket hydra 1

HobbyMiliter.com – Roket Hydra 70, Salah Satu Andalan AH-64E Apache Guardian. Dalam setiap misi, helikopter AH-64 Apache menggunakan tiga jenis senjata pamungkas, yaitu kanon internal M230 30mm chain gun, lalu rudal AGM-114 Hellfire, dan roket Hydra kaliber 70 mm. Untuk kanon dan hellfire, sudah tertera jelas dalam kontrak pengadaan 8 unit AH-64E Apache Guardian Longbow kepada Puspenerbad TNI AD.

Tapi selain kedua senjata maut itu, kemungkinan Apache untuk Indonesia juga mengusung roket Hydra 70. Penggunaan Hydra 70 termasuk unik, karena dari semua peralatan dan persenjataan pada Apache, teknologi roket Hydra 70 memang benar-benar dikuasai oleh para teknisi kita. Bahkan sudah dipastikan roket Hydra 70 mampu diproduksi secara mandiri oleh Negara kita.

roket hydra 2

Roket Hydra 70 atau disebut juga roket FFAR (Folding Fin Aerial Rocket ) 2,75 inchi yang notabene semenjak awal tahun 80-an sudah menghiasi sistem persenjataan di TNI AD dan TNI AU. Hydra 70 maupun FFAR 2,75 inchi telah menggunakan kaliber roket standar NATO 70 mm. Sehingga dilihat dari diameternya saja sudah dapat dipastikan kedua tipe roket ini bisa diluncurkan dari peluncur yang sama.

Di Amerika Serikat, Hydra 70 sudah diproduksi dan dikembangkan semenjak tahun 1940-an. Dan sebagai kontraktornya adalah General Dynamics Armament and Technical Products (GDATP). Lalu untuk roket FFAR yang dipakai oleh TNI AD dan TNI AU telah berstatus produksi mandiri dalam negeri. FFAR 2,75 inchi telah diproduksi oleh PT Dirgantara Indonesia (DI) setelah mendapat lisensi dari Force de Zeeburg Belgia di tahun 1981. Sampai saat ini masih diproduksi oleh Divisi Senjata di PT. Dirgantara Indonesia. Di tahun 2007 PT. DI telah memproduksi FFAR mencapai 10.000 unit tiap tahunnya dalam satu shift kerja, jika dalam dua shift kerja, bisa mencapai hingga 20.000 roket tiap tahun.

roket hydra 3

Hydra 70 maupun FFAR dapat diinstal di berbagai jenis pesawat tempur dan helikopter. FFAR dan Hydra 70 bahkan dapat mendukung konsep MLRS (Multiple Launch Rocket System). Hydra 70 dan FFAR juga mampu menggunakan berbagai macam hulu ledak. Contohnya saja WD 701(High Explosive), WD 703 (smoke) serta WD 704 (inert). PT. DI sendiri memproduksi dua varian   yaitu RD 701 berbasis FFAR Mk 4 serta RD 7010 berbasis FFAR Mk 40. RD 701 dipasang pada pesawat tempur ( hi-speed aircraft ), sedang RD 7010 dipasang pada Helikopter (low-speed aircraft).

Roket kaliber 70 mm dinilai cukup efektif untuk menghancurkan kendaraan lapis baja ringan serta bunker. Daripada langsung meluncurkan rudal yang harga harganya mahal, biasanya seorang gunner lebih memilih untuk meluncurkan roket Hydra 70/FFAR yang harganya murah (US$2.800 per unit) ketuntuk menggasak target yang lemah. Pada AH-64 Apache, Hydra 70 dipasanga pada subsistem peluncur M261 yang bisa menampung 19 roket tiap tabung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here