Quad Tilt Rotor
Quad Tilt Rotor

HobbyMiliter.com – Bell V-44 Quad Tilt Rotor: Ini Dia Adiknya Osprey. Boleh saja V-22 Osprey sampai kini masih menjadi satu satunya pesawat tilt rotor yang operasional. Namun ini bukan berarti Bell lantas berhenti berkreasi. Seperti biasanya di Amerika, pesawat baru saja jadi, langsung dibuatkan studi penggantinya, atau pelengkapnya. Seperti jaman F-22 dikonsep (sebagai project ATF) sewaktu F-15 baru saja lahir. Buktinya, mereka telah menyiapkan sebuah konsep yang dikembangkan dari pesawat hibrid dari kelas 24 ton ini.

Tepatnya pada 1998, bersamaan ketika wujud Osprey diperkenalkan ke publik, Bell juga memperkenalkan konsep Quad Tilt Rotor atau QTR. Begitulah nama desain sang adik. Dengan QTR, Bell berambisi untuk menciptakan pesawat angkut hibrid sekuat dan secepat Hercules.

Quad Tilt Rotor
  • Facebook
  • Google+
  • Twitter
  • Tumblr
  • Pinterest
Quad Tilt Rotor

Untuk jadwal pengembangan, Bell Quad Tilt Rotor ini diikutkan dalam kompetisi program Joint Heavy Lift milik US Army. Selain itu juga mengeluarkan dana sendiri diluar APBN untuk pengembangan teknologi pendukung yang diperlukan.

Baca juga :   AH-1Z Viper, Heli Serang Andalan Marinir AS

Sebenarnya insinyur Bell tak perlu lagi bersusah payah dari awal untuk menciptakan QTR. Ini karena hampir sebagian besar onderdil yang bakal dipakai QTR sudah teraplikasi dengan apik pada Osprey. “Tinggal di perbesar”, walau kata tinggal tersebut prosesnya tentu tidak mudah. Sebut saja diantaranya soal tipe mesin dan sistem pendukung. Bell akan menambahi dua mesin lagi, sehingga rentang sayap akan dibuat lebih lebar ketimbang Osprey. Solusi ini merupakan efek dari pembengkakan dimensi bodi.

Sementara itu, menyangkut avionik, mulai dari panel kokpit multi layar (glass cockpit), instrumen, hingga sistem peringatan, semua dibuat persis seperti yang dimiliki sang kakak.

Rencana Pengembangan Quad Tilt Rotor. tentu saja, seperti program teknologi canggih lain: molor.
  • Facebook
  • Google+
  • Twitter
  • Tumblr
  • Pinterest
Rencana Pengembangan Quad Tilt Rotor. tentu saja, seperti program teknologi canggih lain: molor.

Namun ada kelebihan utama yang bakal jadi senjata QTR untuk meraih sukses. Yakni, apalagi kalau bukan kapasitas angkut. Dengan tambahan ramp-door, QTR bisa membawa 90 personel atau tiga jip sekelas Humvee atau 1 buah stryker. Pilihan lain, sebuah heli serang AH-64 Apache atau sebuah sistem Howitzer kaliber 155 mm, juga bisa dimasukkan ke kabinnya Ringkas kata, QTR mampu membopong beban delapan kali lebih besar ketimbang Osprey.

Baca juga :   Boeing WC-135: Pesawat Pelacak Radiasi Nuklir

Untuk meyakinkan para calon pengguna, Bell juga melansir model operasi yang bisa dilakoni. Sebuah QTR bisa diterbangkan dari tangsi Marinir AS di Virginia menuju Kedubes AS di Moskow hanya dengan dua kali pengisian BBM udara di atas Atlantik Utara. Simulasi lain juga menunjukkan QTR bisa hover di atas sebuah LHA untuk mengangkut 80 orang sekaligus.

Pertanyaannya, tersediakah budget untuk pengembangan program Joint Heavy Lift di masa masa mendatang, sehingga Bell Quad Tilt Rotor ini bisa mewujud?

Jangan lupa isi form komentar di bawah
ARTIKEL MENARIK LAINNYA UNTUK ANDA