Thursday, February 2, 2023
HomeMiliterKisah MiliterKisah Perang Teluk : Pilot Inggris Jadi Tawanan Irak

Kisah Perang Teluk : Pilot Inggris Jadi Tawanan Irak

Tidak seperti sistem penjejak Pave Tack siang/malam pada pembom-tempur F-111F Aadvark, sistem Pave Spike pada Buccaneer, dirancang hanya bisa digunakan untuk serangan siang hari sehingga serangan udara direncanakan mulai pukul 08.40 pagi hari. Bersamaan dengan lepas landas pesawat-pesawat RAF (Royal Air Force/Angkatan Udara Kerajaan Inggris), Angkatan Udara Amerika Serikat mendukungnya dengan dua F-15C Eagle sebagai pengawal disertai dua F-4G Wild Weasel yang menggotong radar-homing missiles dan dua pesawat radar-jamming EF-111 Raven sebagai penempur elektronik.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

25-pakistan-dan-rusia-buka-latihan-perang-bersama

Pakistan dan Rusia Resmi Buka Latihan Perang Gabungan

0
Hobbymiliter.com - Pakistan dan Rusia telah memulai latihan perang gabungan pada akhir pekan lalu. Demikian disampaikan oleh departemen penerangan militer Pakistan pasca ketegangan antara...

Recent Comments