Thursday, February 2, 2023
HomeMiliterKisah MiliterKisah Perang Teluk : Pilot Inggris Jadi Tawanan Irak

Kisah Perang Teluk : Pilot Inggris Jadi Tawanan Irak

Serangan bom terakhir akan dilaksanakan oleh Letnan Pnb Rupert Clark. Jalannya serangan udara berlangsung cukup normal hingga sekitar lima detik sebelum Clark tiba pada titik akan melepas bom. Pada saat itu tiba-tiba alat RHWR (Radar Homing Warning Receiver) pesawatnya menangkap signal radar kontrol peluru kendali musuh. Ia ragu sedikit untuk melanjutkan serangannya, apalagi alatnya tidak menerima signal lanjutan dari radar musuh sampai dia tiba pada titik melepas bom. Sebuah bom dilepas dengan mulus, tapi detik berikutnya semua berubah bagai kilat, menjadi neraka baginya.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

19-bell-helicopters-v247-vigilant-drone-tiltrotor-bersenjata

Bell Helicopters Perkenalkan V-247 Vigilant, Drone Tiltrotor Bersenjata Untuk Marinir AS

0
Hobbymiliter.com - Bell Helicopters pada 22 September yang lalu mengumumkan sebuah model drone tiltrotor terbarunya. Drone tersebut merupakan pesanan antisipasi dari Korps Marinir AS...

Recent Comments