Norwegia Batalkan Rencana Upgrade MBT Leopard
Norwegia Batalkan Rencana Upgrade MBT Leopard. Ilustrasi Tank Leopard 2A4 Milik AD Norwegia.Sumber : jane's

HobbyMiliter.com – Norwegia Batalkan Rencana Upgrade MBT Leopard. Pemerintah Norwegia menyatakan keputusan pembatalan atas rencana peningkatan kemampuan atau upgrade atas armada tank tempur utama (Main Battle Tank) atau MBT Leopard 2A4 yang dimiliki oleh Angkatan Bersenjata negara tersebut. Pengumuman atas pembatalan rencana ini dinyatakan setelah diumumkannya revisi anggaran belanja pada bulan Mei 2018 lalu. Tidak jelas disebutkan anggaran yang direvisi apakah anggaran belanja Kementerian Pertahanan Norwegia ataukah APBN negara tersebut. Namun yang jelas, pengumuman atas pembatalan ini semakin membawa Norwegia kedalam situasi kritis, khususnya di bidang pertahanan dan keamanan.

Baca juga :   Helikopter Tempur Apache Angkatan Bersenjata Yunani Jatuh Saat Latihan

“Melalui studi atas kebijakan Proposisi Kekuatan Darat pada musim gugur tahun 2017, telah diputuskan bahwa program peningkatan kemampuan (upgrade) bagi armada tank tempur (Project 5050) yang telah direncanakan dan disetujui dibatalkan berdasarkan rekomendasi dalam Penilaian Kekuatan Nasional (National Power Assessment).” demikian disampaikan oleh sumber di Kementerian Pertahanan Norwegia kepada media informasi pertahanan dan keamanan internasional, Jane’s 360 pada tanggal 22 Juni 2018 lalu. Kabarnya, baru pada tahun 2025 nanti Norwegia memperkenalkan tank baru bagi Angkatan Darat nya, atau jika tidak, memberikan “solusi interim” atas permasalahan ini.

Baca juga :   TCG Anatolia, Kapal Serbu Amfibi Modern Turki

Dengan dibatalkannya rencana upgrade atau peningkatan kemampuan atas tank – tank tempur milik Angkatan Darat Norwegia tersebut, praktis semakin membawa Norwegia dalam situasi kritis dan pelik. Bayangkan saja, saat ini, dari 52 unit tank tempur utama (Main Battle Tank) atau MBT Leopard 2A4 yang ada dalam inventaris Angkatan Darat Norwegia, hanya 30 unit saja yang siap dan dapat beroperasi. Dengan luas wilayah daratan kurang lebih 304.282 kilometer persegi, tentu jumlah 52 unit tank tempur (dan dari 52 tank hanya 30 unit yang siap dan dapat beroperasi) tidak akan cukup untuk melindungi luasan daratan tersebut. Norwegia tercatat memiliki dan mengoperasikan tank tempur utama jenis Leopard 2A4, sama dengan tank tempur yang dioperasikan oleh Indonesia. Awalnya, jika rencana program upgrade terhadap unit – unit tank tersebut tidak dibatalkan maka tank Leopard 2A4 tersebut akan ditingkatkan kemampuannya menjadi setara dengan standar tank Leopard 2A7 milik Jerman. Selain rencana upgrade tank tempur tersebut, ada juga rencana untuk ikut serta dalam pengembangan kendaraan tempur (ranpur) CV-90 asal Swedia, akan tetapi pemerintah Norwegia tidak menyetujui rencana ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here